News  

Walikota Pangkalpinang Sambut Kunker Pemkot Bengkulu dan Jambi

Pangkalpinang — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menerima Kunjungan Kerja (Kunker) jajaran Pemkot Bengkulu dan Pemkot Jambi, Jumat (25/02/22), di Gedung OR Pemkot Pangkalpinang.

Kunker kedua Pemkot tersebut diketahui terkait dengan tindaklanjut MoU terutama dalam bidang pariwisata, bidang ekonomi kreatif, bidang pendidikan, maupun budaya.

Wakil Walikota Jambi, DR. dr. H. Maulana, M.KM dikesempatan itu mengatakan dalam Kunker kali ini pihaknya disambut baik oleh Pemkot Pangkalpinang.

Menurut di, sesuai dengan motto Kota Pangkalpinang yakni Kota Beribu Senyuman, rombongan dari Pemerintah Kota Jambi disambut dengan penuh keakraban.

“Kedatangan kita untuk melihat bagaimana pengembangan pariwisata di Kota Pangkalpinang, nanti kita akan membawa rombongan dari lembaga adat dikarenakan Kota Pangkalpinang dan Kota Jambi merupakan satu rumpun sama-sama melayu,” ucapnya.

Terkait dengan kunker ini, kata Wakil Walikota Jambi, pihaknya juga mengharapkan agar Walikota Pangkalpinang beserta dengan rombongan untuk ikut bertandang ke Kota Jambi dalam rangka kunjungan balasan.

“Tentunya kami dari Pemkot Jambi ingin mengembangkan ekonomi kreatif terutama di bidang UMKM dan bidang lainnya,” pungkasnya.

Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan menyebut bahwa Kota Pangkalpinang merupakan Kota Beribu Senyuman. Oleh karena itu, kata dia, solusi agar hidup harmonis harus banyak tersenyum.

“Keributan terjadi dikarenakan tidak adanya keharmonisan. Jadi solusinya ada di Kota Pangkalpinang yakni di Kota Beribu senyuman,” ucap dia.

Sementara Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menjelaskan bahwa kedatangan tamu dari Pemerintah Kota Bengkulu dan Pemerintah Kota Jambi dalam rangka silahturahmi.

Dia berharap ke depan Pemerintah Kota Pangkalpinang akan melakukan kunjungan balasan baik itu ke Kota Bengkulu maupun ke Kota Jambi.

“Terimakasih atas kunjungan ini terutama atas pembelajaran yang telah diberikan dalam rangka saling tukar pikiran,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa ada beberapa poin menarik yang mungkin bisa diadopsi di Kota Pangkalpinang terutama pada program yang langsung menyentuh ke masyarakat.

“Terutama pada Baznas. Mudahan – mudahan Baznas kita bisa belajar di Kota Bengkulu maupun Kota Jambi, bagaimana kegiatan-kegiatan nantinya bisa langsung menyentuh ke masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.