SUARABAHANA.COM – Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Bangka Belitung (Babel) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Yayasan IKPAH Indonesia sukses menggelar acara Kajian Kisah Inspiratif di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini berhasil menghimpun donasi sebesar Rp169.610.000 yang akan disalurkan untuk membantu rakyat Palestina serta pembangunan Pesantren Tuna Netra di Riau Silip, Kabupaten Bangka.

Kredit foto: Iyas Zi / Dina.
Kredit foto: Iyas Zi / Dina.

Acara menghadirkan Bunda Hj. Dewi Yull, artis dan penyanyi era 80-an yang kini aktif dalam dakwah, Ketua BKOW Babel Noni Hidayat Arsani, Ketua DWP Babel Sri Hidayati Fery Afriyanto, serta Ketua Yayasan IKPAH Indonesia Ustazah Rizki Amelia.

Kajian kali ini mengusung tema “Sejatinya Dunia Ini Hanyalah Hak Pakai Bukan Hak Milik” yang dinilai menyentuh hati dan memberikan pesan moral mendalam.

Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai acara tersebut bukan hanya menjadi wadah berbagi ilmu, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial.

“Alhamdulillah pagi ini kita berkumpul dalam kajian bersama Bunda Hj. Dewi Yull. Kisah inspiratif yang disampaikan beliau dapat memotivasi kita untuk selalu bersyukur. Melalui kegiatan ini, kita juga bisa ikut meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.

Noni juga berterima kasih kepada DWP Babel yang turut berperan aktif dalam penyelenggaraan acara. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin agar terus memberi manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bunda Hj. Dewi Yull mengungkapkan rasa syukurnya bisa hadir dan berbagi pengalaman hidup yang penuh ujian.

“Saya ingin berbagi kisah yang mudah-mudahan bisa menjadi motivasi. Setiap cobaan yang kita terima adalah tanda kasih sayang Allah SWT, karena Allah tahu kita mampu menghadapinya,” tutur Dewi Yull.

Hal senada juga disampaikan Ketua Yayasan IKPAH Indonesia, Ustazah Rizki Amelia, yang berterima kasih atas partisipasi berbagai pihak dalam kegiatan amal ini.

“Semoga amal jariah yang Bapak/Ibu sumbangkan tidak akan pernah terputus. Donasi ini menjadi bukti nyata kepedulian kita bersama,” katanya.

Kegiatan yang berlangsung setengah hari itu ditutup dengan pengumuman hasil penggalangan dana yang mencapai Rp169,6 juta. Dana tersebut akan segera disalurkan untuk membantu kebutuhan masyarakat Palestina dan mendukung pembangunan Pesantren Tuna Netra di Bangka.

Acara Kajian Kisah Inspiratif ini diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah, menumbuhkan rasa syukur, serta menggerakkan aksi nyata dalam kepedulian sosial dan kemanusiaan.