Siap-siap, 27.000 Liter Minyak Goreng Masuk Basel Hari Ini

Toboali – Sebanyak 27.000 liter minyak goreng dipastikan masuk ke Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Jumat (11/3/2022). Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyampaikan hal ini, Kamis (10/3/2022) siang.

“Pada Jumat besok kita juga akan mendapat pasokan minyak goreng sebanyak 27.000 liter. Melalui Disperindag kami mendapat respon positif,” kata Riza Herdavid saat sidak stok dan distribusi minyak goreng di BJ Mart Toboali.

Selain mendapat pasokan pada Jumat, kata Riza, sebanyak 7.200 liter minyak goreng juga masuk ke Kabupaten Bangka Selatan pada Kamis (10/3/2022) sore.

Menurut Riza, beberapa hari terakhir ini antrian warga untuk mendapatkan minyak goreng agak melonjak. Untuk itu pihaknya harus segera mengantisipasi dengan cepat persoalan yang dialami warga.

“Kami akan berusaha agar minyak goreng ini bisa masuk ke Kabupaten Bangka Selatan melalui dinas terkait. Intinya masyarakat jangan panik,” ujarnya.

Polres Basel Amankan Distribusi

Polres Bangka Selatan akan mengamankan distribusi minyak goreng kepada masyarakat. Hal ini karena diketahui bahwa setiap keluarga ada jatahnya.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan menyampaikan hal ini saat mendampingi Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid dan Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi mengunjungi BJ Mart di bilangan Jalan Sudirman Toboali.

“Kita sudah tahu datanya. Tinggal nanti saat pendistribusiannya kita lakukan pengamanannya, karena kita ketahui masing-masing keluarga ada jatahnya, untuk pembeliannya,” kata dia, Kamis (10/3/2022).

Perwira menengah dua melati ini juga menyebut, dengan pengamanan dan pemantauan saat distribusi maka pembelian oleh masyarakat akan terkendali.

Kapolres berpesan kepada masyarakat agar jangan panik. Dia beralasan minyak goreng yang disalurkan sudah sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia juga meminta masyarakat untuk tidak membeli berulang-ulang apalagi menimbun.

“Kita akan melakukan patroli dan menggali informasi masalah penimbunan ini. Jangan nanti ada salah satu pihak yang melakukan pembelian berulang-ulang dan menimbun,” tegasnya.

Saat ditanya wartawan soal apakah sudah ada indikasi penimbunan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, Kapolres menyebut belum bahwa belum ada indikasi penimbunan di wilayah Bangka Selatan.

“Karena jumlah distribusi minyak goreng dari Pangkalpinang ke Bangka Selatan kita sudah tahu angkanya, berapa liternya masuknya. Sangat kecil kemungkinan terjadi penimbunan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.