Bupati Riza Herdavid Santuni 250 Anak Yatim
Ringkasan Berita:
- Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyantuni 250 anak yatim pada peringatan Maulid Nabi 1447 H di Himpang Lime Toboali, sekaligus momen ulang tahunnya ke-40.
- Dalam sambutan, Bupati Riza mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah serta memperkuat kepedulian sosial, terutama terhadap anak yatim sebagai generasi penerus bangsa.
- Acara diwarnai permainan untuk anak-anak, diikuti apresiasi Bupati kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan Maulid dan penguatan nilai kepedulian di Bangka Selatan.
SUARABAHANA.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Kawasan Himpang Lime Toboali berlangsung khidmat dan sarat makna pada Rabu (10/9/2025). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., memberikan santunan kepada 250 anak yatim sebagai wujud kepedulian sekaligus refleksi ajaran Rasulullah tentang kasih sayang dan solidaritas sosial. Acara ini juga bertepatan dengan peringatan ulang tahun Bupati Riza Herdavid yang ke-40.
Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda Bangka Selatan, Pj. Sekretaris Daerah, asisten sekda, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, serta tamu undangan tersebut menjadi wadah kebersamaan masyarakat dalam memperingati salah satu hari besar Islam. Kehadiran ratusan anak yatim dari berbagai wilayah di Bangka Selatan menambah kekhidmatan acara.

Dalam sambutannya, Bupati Riza Herdavid menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ajang meneguhkan kembali nilai-nilai luhur yang diajarkan Nabi. Ia menyebut kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan cinta kasih sebagai akhlak utama yang perlu terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Riza juga menyinggung perjalanan hidup Rasulullah yang lahir sebagai anak yatim. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi fondasi terbentuknya pribadi penuh kasih, perhatian, dan kepedulian kepada sesama. Ia menyampaikan bahwa nilai-nilai itu harus diwarisi oleh seluruh umat.
Santunan yang diberikan kepada 250 anak yatim, kata Riza, merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam menghadirkan kepedulian sosial yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa anak yatim memiliki hak yang sama untuk tumbuh bahagia, berpendidikan, dan memiliki kesempatan mengejar cita-cita.
Bupati Riza juga menyampaikan pesan khusus kepada anak-anak yang hadir. Ia menekankan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendirian karena masih banyak masyarakat yang peduli dan siap mendukung masa depan mereka. Motivasi tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan semangat agar anak-anak tetap optimis dan tekun dalam belajar.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak semua pihak—baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat—untuk menjaga kepedulian kepada anak yatim dan kelompok rentan. Menurutnya, kebersamaan adalah kunci menciptakan masyarakat yang kuat dan berdaya.
Selain kegiatan keagamaan dan penyaluran santunan, panitia juga menyiapkan berbagai wahana permainan seperti bianglala, rainbow slide, dan gokar untuk menghibur anak-anak yang hadir. Suasana ceria di kawasan Himpang Lime Toboali menambah kesan bahwa peringatan Maulid bukan hanya momen spiritual, tetapi juga ruang kebahagiaan bagi anak-anak.
Di penghujung acara, Bupati Riza Herdavid menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi titik awal untuk memperkuat semangat kepedulian, gotong royong, serta persatuan masyarakat Bangka Selatan.
Dengan tema besar yang berfokus pada keteladanan Rasulullah, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong budaya saling membantu dan memperhatikan sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan. Bupati Riza berharap nilai-nilai kebaikan yang disampaikan Nabi dapat menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


