Intisari Berita:

  • Ketua Kwarcab Pramuka Bangka Selatan Hj. Elizia Riza Herdavid memimpin kegiatan santunan Ramadhan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Hotel A3 Toboali, Minggu (15/3/2026).
  • Sebanyak 73 anak yatim dari pesisir Tanjung Ketapang dan 15 penyandang disabilitas menerima parcel Ramadhan serta santunan uang tunai dari Pramuka Bangka Selatan.
  • Kegiatan berbagi di bulan suci Ramadhan tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, menghadirkan senyum serta harapan bagi para penerima santunan.

SUARABAHANA.COM — Suasana penuh kehangatan terasa di Hotel A3 Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (15/3/2026). Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bangka Selatan menggelar kegiatan santunan Ramadhan untuk anak yatim dan penyandang disabilitas yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Pramuka Bangka Selatan, Hj. Elizia Riza Herdavid.

Kegiatan tersebut menjadi momen berbagi yang sederhana namun penuh makna. Dalam kesempatan itu, sebanyak 73 anak yatim dari wilayah pesisir Kelurahan Tanjung Ketapang serta 15 penyandang disabilitas menerima santunan berupa parcel Ramadhan dan bantuan uang tunai.

Parcel Ramadhan yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan makanan seperti susu, kurma, cokelat, kue kering, hingga aneka makanan ringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus membantu kebutuhan para penerima di bulan suci Ramadhan.

Ketua Kwarcab Pramuka Bangka Selatan Hj. Elizia Riza Herdavid (Jilbab Coklat) memimpin kegiatan santunan Ramadhan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Hotel A3 Toboali, Minggu (15/3/2026).
Ketua Kwarcab Pramuka Bangka Selatan Hj. Elizia Riza Herdavid (Jilbab Coklat) memimpin kegiatan santunan Ramadhan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Hotel A3 Toboali, Minggu (15/3/2026).

Hj. Elizia Riza Herdavid terlihat berbaur langsung dengan anak-anak yang hadir. Ia menyapa satu per satu penerima santunan, berbincang santai, dan memberikan semangat kepada mereka. Kehangatan suasana terlihat ketika anak-anak dengan wajah ceria menerima bingkisan yang diserahkan langsung oleh Ketua Kwarcab Pramuka Bangka Selatan tersebut.

Menurut Elizia, kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen Gerakan Pramuka Bangka Selatan untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan santunan ini, Pramuka Bangka Selatan ingin menumbuhkan semangat berbagi serta mengajak lebih banyak pihak untuk peduli terhadap sesama.

“Kami ingin Pramuka tidak hanya dikenal sebagai organisasi pendidikan karakter bagi generasi muda, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang aktif membantu masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

 

Kegiatan santunan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Tim Baher Berbagi yang turut berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut. Sinergi berbagai elemen ini membuat kegiatan berbagi Ramadhan berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan.

Bagi para penerima santunan, kegiatan ini menjadi momen yang sangat berarti. Senyum bahagia terlihat dari wajah anak-anak yatim yang hadir, sementara para penyandang disabilitas juga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan.

Tidak sedikit dari mereka yang merasa terharu karena mendapatkan perhatian langsung dari Pramuka Bangka Selatan. Kehadiran para pengurus Pramuka yang menyapa dan berbincang dengan mereka membuat suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan.

IMG 20260315 WA0014

Kegiatan berbagi ini sekaligus menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka Bangka Selatan terus berupaya menjalankan perannya sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Hj. Elizia Riza Herdavid, berbagai kegiatan sosial terus digalakkan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan santunan Ramadhan ini, Pramuka Bangka Selatan berharap dapat menebarkan semangat kebaikan serta menginspirasi masyarakat untuk terus berbagi dan saling membantu.

Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah, kegiatan sederhana tersebut berhasil menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang. Senyum anak-anak yatim dan rasa syukur para penyandang disabilitas menjadi bukti bahwa kepedulian kecil dapat memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.