SUARABAHANA.COM — Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, bersama Pj Ketua TP PKK, membuka Pangkalpinang Fest Season 3 di depan Rumah Residen Wali Kota pada Jumat (25/10/2024). Event ini berlangsung selama tiga hari, dari 25 hingga 27 Oktober, dengan 99 tenant UMKM yang turut berpartisipasi.

1000224812
Sumber foto istimewa.

Budi menjelaskan bahwa event kali ini menggunakan sistem seleksi ketat dan memastikan tidak ada kesamaan dengan Pangkalpinang Fest sebelumnya. Ia juga menyebutkan bahwa kemungkinan pendaftaran untuk Pangkalpinang Fest 4 tidak akan dibuka lagi, melainkan akan diambil dari 1000 peserta yang sudah terakumulasi dan diminta komitmennya.

Menurut Budi, dampak dari event ini terhadap pergerakan ekonomi di Pangkalpinang sangat terasa, dengan perputaran uang yang semakin meningkat dan memberikan efek positif bagi perekonomian kota. “Ekonomi terus bergerak maju, uang tidak keluar dari sini, semua ada di dalam,” ujarnya dengan optimis.

Di sisi lain, Pj Ketua TP PKK, Yuniar Putia Rahma, mengakui bahwa meskipun ekonomi bergerak dengan baik, tantangan yang dihadapi masih cukup besar, terutama terkait dengan variasi jenis produk UMKM. “Kami berharap tidak ada tenant yang menjual barang serupa, tapi kenyataannya banyak UMKM sejenis yang mendaftar. Kami sudah berusaha untuk melakukan kurasi agar tidak ada lebih dari tiga yang sama, agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yuniar menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara sektor kuliner dan sektor kreatif lainnya seperti kerajinan tangan dan fashion. “Pangkalpinang sudah ditetapkan sebagai kota kreatif kuliner, namun kita tidak boleh melupakan sektor lainnya. Mulai dari Pangkalpinang Fest 2, kami sudah mengajak pelaku ekonomi kreatif dari dinas pariwisata untuk bergabung, dan ini akan terus berlanjut,” katanya.

Yuniar menambahkan bahwa untuk acara Pangkalpinang Fest 3, ekonomi kreatif selain kuliner, seperti kerajinan tangan, juga dilibatkan. “Tantangan ke depan adalah bagaimana kita menggelar event yang tidak hanya mempromosikan kuliner, tapi juga mendorong pertumbuhan sektor fashion dan kerajinan tangan,” tuturnya.

Kedepannya, Pangkalpinang juga akan menggelar berbagai festival lainnya, seperti festival Chinese Food dan Wedding Bazar, yang diharapkan dapat terus memperkaya perekonomian lokal dan mendatangkan lebih banyak pengunjung.

Dengan semangat yang tinggi, baik Budi Utama maupun Yuniar Putia Rahma berharap event-event seperti ini dapat terus meningkatkan daya tarik Pangkalpinang sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kreativitas.