Satgas Vaksinasi Babel Soroti Perbedaan Data di Basel

Toboali – Ketua Satgas Vaksinasi Bangka Belitung (Babel) Brigjen Polisi Drs. Umardani, M.Si menyoroti adanya perbedaan data manual dengan sistem aplikasi satu data vaksinasi Covid-19 Pcare di Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Hal ini mengemuka saat Brigjen Polisi Drs. Umardani, M.Si yang juga Wakapolda Babel berkunjung ke Negeri Beribu Pesona untuk memberikan reward kepada Bhabinkamtibmas yang desa binaannya telah mencapai vaksinasi 100% dan berlangsung di Gedung Serba Guna Pemkab Basel, Selasa (9/11/2021).

IMG 20220630 WA0055

“Saya ada mandat dari Kapolda khusus yang Basel ini, tadi sebelum kesini saya bincang-bincang dengan Kapolres bahwa mungkin ada perbedaan data manual dengan data yang sudah diinput di aplikasi PCare. Ada disparitas yang terlalu jauh,” kata dia di hadapan Forkopimda Basel dan instansi terkait.

Menurut Wakapolda data yang terbaca di Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi adalah data yang masuk aplikasi PCare. Sedangkan data manual yang setiap hari dikirimkan Polres ke Polda capaiannya jauh lebih tinggi.

Dia mengajak semua instansi terkait untuk mencari penyelesaian termasuk petugas input data PCare pada tiap-tiap Puskesmas agar segera menginput data warga yang telah divaksin.

“Memang input data itu sampai pukul 15.00 WIB, selepas itu sistem akan menguncinya. Tapi pekerjaan operator jangan berhenti juga di pukul 15.00 WIB. Operator harus tetap kerja sampai data terinput semua. Jadi ketika sistem PCare terbuka maka data itu langsung masuk,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.