SUARABAHANA.COM — Sebagai bagian dari peringatan Hari Ibu ke-95 dan ulang tahun Dharma Wanita yang ke-24, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Pangkalpinang dan sejumlah organisasi wanita dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW), ziarah ke Taman Makam Pahlawan Pawitralaya Pangkalpinang, Selasa (12/12/2023).

IMG 20231212 WA0014
Sumber foto: istimewa.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghormatan kepada para Pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan. Ini juga merupakan momen untuk merayakan ulang tahun Dharma Wanita dan menghargai peran ibu dalam membangun keluarga dan masyarakat,” ungkap Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan.

Dalam kesempatan ini, berbagai organisasi wanita seperti PKK, Bhayangkari, dan Persit turut serta dalam ziarah bersama. Mereka menegaskan komitmen untuk tetap menjadi istri yang baik di rumah sekaligus warga negara yang berperan aktif dalam mendidik anak-anak menjadi individu yang baik.

“Peringatan Hari Ibu bukan hanya tentang merayakan, tetapi juga mengenang dan mengambil hikmah dari perjuangan para Pahlawan. Ini mengajarkan kita untuk menjadi ibu yang tangguh dan berperan dalam membangun karakter anak-anak sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas,” tambah Lusje.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Pangkalpinang, Zumalia Mie Go, menyampaikan bahwa kunjungan ke Taman Makam Pahlawan Pawitralaya tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai wujud upaya untuk menyampaikan pesan penting. Salah satunya adalah betapa pentingnya peran ibu saat ini dalam mengisi kemerdekaan.

“Para Pahlawan telah membayar harga yang tinggi untuk kemerdekaan kita. Sebagai ibu, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai kemerdekaan ini. Mari kita wujudkan kemerdekaan itu dengan menjadi ibu yang berdedikasi dalam mendidik anak-anak,” sambut Zumalia.

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) melibatkan berbagai kelompok wanita untuk bersama-sama merayakan momen bersejarah ini. Melalui ziarah ke Taman Makam Pahlawan, mereka ingin menegaskan bahwa peran wanita, terutama sebagai ibu, tidak hanya terbatas di rumah tangga, tetapi juga dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dengan langkah yang penuh makna ini, para wanita di Kota Pangkalpinang menunjukkan bahwa penghormatan terhadap jasa para Pahlawan dapat diwujudkan melalui peran nyata dalam mendidik generasi masa depan.