Bianglala dan Rainbow Slide Jadi Sumber PAD Baru Bangka Selatan
SumSUARABAHANA.COM — Pemkab Bangka Selatan saat ini masih membahas lebih rinci dan detail harga tiket per orang untuk menikmati wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide di lokasi Alun-alun Simpang Lima Toboali.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Firmansyah, Rabu pagi (22/1/2025) di Toboali.
“Terkait tarif masih dibahas lebih rinci dan detail,” ungkap Firmansyah menjawab pertanyaan wartawan.

Menurut Firmansyah, wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide itu akan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Selatan.
Dijelaskan Firmansyah, saat ini juga pihaknya sedang mempersiapkan sebaik mungkin pengelolaan dan tata kelola wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide.
“Saat ini kita sedang mempersiapkan terkait pengelolaan wahana tersebut. Yang pasti wahana tersebut akan menjadi salah satu sumber PAD bagi Bangka Selatan,” jelas Firman.

Menurut rencana terakhir, kawasan alun-alun beserta wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide akan diresmikan pada Sabtu 8 Februari 2025.
Sekedar informasi, kawasan alun-alun Kota Toboali kini menjadi sorotan utama di Bangka Belitung berkat keindahan dan daya tarik yang ditawarkan oleh wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide.
Dengan desain yang modern dan estetika yang memukau, alun-alun ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, tetapi juga destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung dari berbagai daerah.
Keberadaan wahana permainan ini memberikan nuansa baru yang menyegarkan, menjadikannya sebagai tempat ideal untuk bersantai dan menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman.
Wahana Bianglala yang menjulang tinggi menawarkan pemandangan spektakuler dari atas, memungkinkan pengunjung untuk melihat keindahan Kota Toboali dari ketinggian.
Sementara itu, Rainbow Slide, dengan warna-warninya yang cerah, menjadi magnet bagi anak-anak dan dewasa yang ingin merasakan sensasi meluncur dengan aman dan menyenangkan.
Kombinasi antara kedua wahana ini menciptakan suasana yang ceria dan penuh keceriaan, menjadikan alun-alun sebagai tempat yang tidak boleh dilewatkan oleh siapa pun yang berkunjung ke daerah tersebut.
Dengan rencana peresmian yang dijadwalkan pada 8 Februari 2025, diharapkan antusiasme masyarakat semakin meningkat sehingga nantinya akan berdampak besar terhadap PAD Bangka Selatan.










Tinggalkan Balasan