SUARABAHANA.COM – Pepatah Latin “Fortis Fortuna Adiuvat” yang berarti “keberuntungan berpihak pada yang berani” menjadi prinsip hidup bagi Ahmad Harlan Fadhillah, seorang siswa inspiratif asal Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

Ia kini tengah menapaki tahun keduanya sebagai siswa di Pemali Boarding School yang berada di bawah naungan SMAN 1 Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan dukungan penuh dari PT Timah Tbk.

Bagi Harlan, Pemali Boarding School bukan sekadar sekolah, melainkan jalan harapan untuk membangun masa depan dan membanggakan kedua orang tuanya.

Ahmad Harlan Fadhillah, seorang siswa inspiratif asal Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan. Foto: timah.com.
Ahmad Harlan Fadhillah, seorang siswa inspiratif asal Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan. Foto: timah.com.

Latar belakang ekonomi keluarganya yang terbatas justru memacu semangatnya untuk berprestasi dan meraih mimpi setinggi mungkin.

“Besar motivasi saya untuk bersekolah di sini karena melihat kondisi ekonomi keluarga yang kurang. Saya ingin menjadi lebih dari apa yang orang tua harapkan dan kelak bisa mengangkat derajat mereka,” ungkap Harlan.

Program Pemali Boarding School merupakan salah satu bentuk nyata komitmen PT Timah dalam mendukung pendidikan melalui pemberian beasiswa penuh bagi siswa-siswi berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Tak hanya fokus pada aspek akademis, sekolah ini juga mengedepankan pembentukan karakter dan pengembangan diri.

Harlan merasakan langsung dampak positif dari sistem pendidikan di boarding school ini.

Kehidupan sehari-hari di asrama, mulai dari salat subuh berjamaah, olahraga bersama, hingga rutinitas gotong royong seperti merapikan sepeda dan menyiapkan makanan, membentuk kedisiplinan dan kemandirian para siswa.

“Banyak kegiatan di sini yang mengasah bakat saya, baik akademik maupun non-akademik. Saya bersyukur mendapat kesempatan emas ini,” tutur Harlan penuh semangat.

Rasa terima kasih Harlan terhadap PT Timah begitu mendalam. Baginya, PT Timah bukan hanya penyedia beasiswa, tetapi pelita bagi masa depan anak-anak bangsa.

“PT Timah sangat peduli. Kami mendapat buku gratis, uang saku, makanan, dan berbagai kegiatan positif di asrama. Saking banyaknya bantuan, sampai sulit saya uraikan satu per satu,” ucapnya haru.

“Bagi saya, PT Timah adalah ‘Cahaya Emas’ yang menerangi jalan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya sambil tersenyum.

Sebagai siswa yang berhasil lolos seleksi dan menikmati pendidikan berkualitas secara gratis, Harlan berpesan kepada anak-anak muda di pelosok negeri agar tidak takut bermimpi besar. Keberanian, menurutnya, adalah kunci awal menuju perubahan.

“Untuk teman-teman di luar sana yang bernasib sama, jangan pernah takut bermimpi. Terus lakukan hal-hal positif. Keberuntungan itu berpihak pada yang berani,” pungkasnya penuh makna.