SUARABAHANA.COM — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menunjukkan keseriusannya dalam mengikuti Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua di IPDN Jatinangor. Ia berkomitmen menerapkan berbagai materi strategis yang diterima sebagai bekal memperkuat kebijakan di daerah.

Pelaksanaan retreat kepala daerah gelombang kedua di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat, memasuki hari ketiga pada Selasa (24/6/2025). Kegiatan ini merupakan program pembekalan intensif yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, guna memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan di tingkat daerah.

Kredit foto: istimewa/Deo.
Kredit foto: istimewa/Deo.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menjadi salah satu peserta aktif dalam kegiatan tersebut. Meski memasuki hari ketiga, semangat Hidayat tidak mengendur. Ia mengaku dalam kondisi sehat dan antusias mengikuti seluruh rangkaian materi yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

“Alhamdulillah, hari ini sehat, semangat. Banyak agenda (materi) hari ini, kita siap ikuti dari pagi sampai ke malam,” ujar Hidayat saat diwawancarai di sela kegiatan.

Selama dua hari pertama, Hidayat menyampaikan telah banyak menerima pengetahuan strategis dari para pemateri, terutama terkait penguatan tata kelola pemerintahan, kepemimpinan yang melayani rakyat, serta percepatan transformasi birokrasi. Ia menilai, materi yang diterima sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi para pemimpin daerah saat ini.

Hidayat menyatakan tekadnya untuk segera menerapkan arahan dan pembelajaran yang diperolehnya selama retreat setelah kembali ke Bangka Belitung. Ia menyebut setiap materi menjadi bekal penting dalam menyusun dan memperkuat kebijakan daerah ke depan.

“Dua hari lagi kita sudah selesai. Setiap arahan dan pembelajaran dalam retreat ini menjadi bekal berharga untuk memperkuat kebijakan di daerah, dan ketika pulang kampung kita siap terapkan,” ujar Gubernur.

Menurutnya, program pembekalan kepala daerah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ajang aktualisasi pemikiran strategis dan penyamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka percepatan pembangunan nasional.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, yang turut memantau kegiatan, menyebut sebanyak 86 kepala daerah mendapatkan materi dari para tokoh dan pejabat tinggi negara yang memiliki peran penting dalam pembangunan nasional.

Materi pada hari ketiga disampaikan oleh sejumlah menteri dan kepala lembaga strategis, di antaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

Kegiatan ditutup dengan sesi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menyampaikan strategi percepatan penanganan stunting dan penguatan ketahanan gizi keluarga sebagai pondasi pembangunan manusia.