Ratusan Offroader Padati Toboali, Meriahkan HPN 2026 dan HUT ke-23 Bangka Selatan
Intisari Berita:
- Menjelang event Trabas 25 Januari 2026, Kota Toboali diserbu lebih dari 400 offroader dari berbagai daerah sebagai rangkaian HPN 2026 dan HUT Basel.
- Sekitar 200 peserta Trabas berasal dari luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menandakan tingginya minat terhadap event sport tourism di Bangka Selatan.
- Pemerintah daerah dan PWI Bangka Selatan menilai event Trabas berdampak positif bagi pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat lokal.
SUARABAHANA.COM — Menjelang pelaksanaan event Trabas yang akan digelar pada Minggu pagi, 25 Januari 2026, Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mulai dipadati ratusan offroader dari berbagai daerah. Event olahraga otomotif ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Bangka Selatan.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang terdaftar mencapai lebih dari 400 offroader. Dari angka tersebut, sekitar 200 peserta berasal dari luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah ini menunjukkan daya tarik event Trabas yang tidak hanya berskala lokal, tetapi telah menjangkau level regional hingga nasional.
Koordinator Trasi, Andi Zega, didampingi Jefri selaku perwakilan panitia “Terabas Alam South Bangka Island 2026”, mengatakan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka. Menurutnya, kehadiran ratusan offroader dari luar daerah menjadi indikator keberhasilan promosi event sekaligus potensi besar Bangka Selatan sebagai tuan rumah kegiatan olahraga otomotif.

“Total peserta yang akan ambil bagian lebih dari 400 offroader. Sekitar separuhnya berasal dari luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ini membuktikan bahwa event Trabas di Bangka Selatan memiliki daya tarik yang kuat,” ujar Andi Zega, Sabtu (24/1/2026).
Sejak Sabtu, 24 Januari 2026, para peserta sudah mulai berdatangan ke Kota Toboali. Mereka menempati berbagai fasilitas penginapan yang tersedia, mulai dari Gedung Diklat, hotel, homestay milik warga, hingga kawasan pantai di sekitar Toboali. Kehadiran ratusan offroader tersebut turut menghidupkan suasana kota serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Dampak positif dari event Trabas ini juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami peningkatan aktivitas seiring membludaknya jumlah tamu yang datang ke Toboali.








