Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (DPKO) Kabupaten Bangka Selatan, Evi Sastra, menyampaikan bahwa event Trabas tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi antar komunitas offroad, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor pariwisata daerah.

“Event seperti Trabas ini memberikan dampak langsung bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat. Penginapan terisi, kuliner laris, dan UMKM ikut bergerak. Ini momentum yang sangat baik untuk Bangka Selatan,” kata Evi Sastra.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sport tourism sebagai salah satu strategi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bangka Selatan. Melalui event-event berskala besar seperti Trabas, daerah ini diharapkan semakin dikenal luas dan mampu menarik kunjungan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Selatan, Dedy Irawan, menjelaskan bahwa event Trabas merupakan bagian dari rangkaian kegiatan besar dalam rangka HPN 2026 dan HUT ke-23 Kabupaten Bangka Selatan. Selain Trabas, masih ada dua event olahraga lainnya yang akan digelar dan diprediksi juga menyedot banyak peserta.

“Ada tiga event besar dalam rangka HPN 2026 dan HUT Basel ke-23. Selain Trabas pada 25 Januari, juga akan digelar Basel Run dan Push Bike pada 31 Januari 2026,” ungkap Dedy Irawan.

Menurut Dedy, rangkaian event tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi daerah dan memperkuat citra Bangka Selatan di tingkat regional maupun nasional. Ia berharap, sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjaga demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Dengan digelarnya event Trabas dan berbagai agenda olahraga lainnya, Kabupaten Bangka Selatan diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism yang potensial. Selain meningkatkan citra daerah, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan.