Ringkasan
  • Pemkab Bangka Selatan bersama OJK Babel meraih Rekor MURI lewat pembuatan terasi belacan habang di Sport Center Toboali, Sabtu (26/9/2026), pada hari keempat Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026.
  • Sebanyak 300 peserta dari kelompok perajin dan masyarakat mengolah 300 kilogram belacan habang. Hasil verifikasi Tim MURI menyebut olahan itu menghasilkan sekitar 600 bungkus terasi higienis siap pakai berukuran setengah kilogram.
  • Wabup Debby Vita Dewi menilai capaian ini mencerminkan kuatnya gotong royong dan memperkenalkan kearifan lokal Bangka Selatan ke tingkat nasional hingga internasional.

SUARABAHANA.COM – Sebanyak 300 peserta mengolah 300 kilogram belacan habang bersama-sama di Kawasan Sport Center Toboali, Sabtu (26/9/2026), dan mengantar Bangka Selatan meraih Rekor MURI Pembuatan Terasi Terbanyak.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan apresiasi yang luar biasa atas kerja keras seluruh pihak. Kolaborasi Pemda Bangka Selatan bersama OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil membuahkan pencapaian rekor MURI ini,” ungkap Wabup Debby di lokasi acara.

Pembuatan terasi atau belacan habang ini digelar Pemkab Bangka Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari keempat Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026, dan menjadi momen bersejarah bagi pengembangan UMKM daerah.

Kegiatan serentak secara masif itu melibatkan 300 peserta dari berbagai kelompok perajin dan masyarakat. Penghargaan diberikan oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah tim verifikator memeriksa langsung prosesnya di lapangan.

Berdasarkan verifikasi faktual Tim MURI, sebanyak 300 kilogram belacan habang diolah bersama-sama hingga menghasilkan sekitar 600 bungkus terasi higienis siap pakai, masing-masing berukuran setengah kilogram.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., hadir menyaksikan langsung proses pembuatan terasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini.

Menurut Debby, capaian itu mencerminkan kuatnya kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat dalam memajukan potensi lokal, sejalan dengan semangat Kemilau Pesona Bangka Selatan yang menggerakkan UMKM daerah.

“Keberhasilan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi Kabupaten Bangka Selatan, tetapi juga memperkenalkan kearifan lokal kita ke kancah nasional hingga internasional,” tambahnya.