Ringkasan Berita:

  • Orang tua atlet muda Toboali, Raffi Sheva Anugerah, menyampaikan apresiasi kepada pelatih, guru dan kepala SMPN 1 Toboali serta KONI Bangka Selatan atas dukungan terhadap prestasi anak-anak mereka di Kejurprov PBSI 2025.
  • Bangka Selatan keluar sebagai juara umum Kejurprov PBSI Bangka Belitung 2025 dengan perolehan 3 emas, 9 perak, dan 2 perunggu berkat dominasi atlet muda Toboali.
  • PBSI Babel menjadikan Kejurprov 2025 sebagai ajang pembinaan dan seleksi atlet menuju Kejurnas Bulutangkis di Malang, sekaligus peningkatan kualitas wasit daerah.

SUARABAHANA.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet-atlet muda asal Toboali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di GOR Wijaya, Pangkalpinang, pada 8–12 November 2025.

Kontingen Bangka Selatan sukses merebut gelar juara umum dengan raihan 3 medali emas, 9 perak, dan 2 perunggu, mengungguli enam kabupaten/kota lainnya.

Dukungan orang tua dari atlet Raffi Sheva Anugerah yakni Vera Triana, S.Pd dan Fahrorozi, dan orang tua atlet lainnya menjadi motivasi kesuksesan para atlet PBSI Bangka Selatan. Kredit foto: istimewa.
Dukungan orang tua dari atlet Raffi Sheva Anugerah yakni Vera Triana, S.Pd dan Fahrorozi, dan orang tua atlet lainnya menjadi motivasi kesuksesan para atlet PBSI Bangka Selatan. Kredit foto: istimewa.

Dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Gubernur Kepulauan Bangka Belitung itu, para atlet muda Toboali — khususnya siswa-siswi SMP Negeri 1 Toboali — tampil luar biasa dan menjadi sorotan publik olahraga daerah. Mereka menunjukkan potensi besar hasil dari pembinaan intensif yang dilakukan klub dan pelatih di tingkat lokal.

Apresiasi Orang Tua dan Sekolah

Salah satu orang tua atlet, Vera Triana, S.Pd, yang juga merupakan ibu dari atlet muda Raffi Sheva Anugerah, menyampaikan rasa terima kasih dan dukungan penuh kepada pengurus serta pelatih Club Bulutangkis JBS, antara lain Andri Fahrizal, Andika, Desfika, dan Ahmad.

“Kami sebagai orang tua Raffi sangat mendukung kegiatan positif ini. Terima kasih kepada pelatih dan pengurus klub atas dedikasinya membimbing anak-anak kami,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para guru dan Kepala SMPN 1 Toboali, Siti Khalimi, atas dukungan yang tak henti-hentinya diberikan kepada para siswa yang berprestasi di bidang olahraga.

Deretan Prestasi Gemilang Atlet SMPN 1 Toboali

Hasil luar biasa dicatatkan oleh para atlet muda Toboali di berbagai kategori.

  • Zhavira Maulinda (kelas VII F) menjadi juara pertama tunggal putri U-13.
  • Gevander (kelas VII G) meraih juara ketiga tunggal putra U-13.
  • Jerolyn Vito (kelas VIII E) yang tampil di dua nomor, yaitu tunggal putra U-11 dan ganda putra U-15 berpasangan dengan Raffi Sheva Anugerah (VIII C), sukses menyabet juara dua di kedua kategori.
  • Eriana Siva Fauziah (kelas VIII B) turut mempersembahkan juara dua di nomor ganda putri U-15.

Prestasi ini mempertegas posisi SMPN 1 Toboali sebagai salah satu sekolah yang aktif melahirkan atlet berprestasi di Bangka Selatan.

KONI Bangka Selatan Bangga dan Apresiatif

Dukungan orang tua menjadi salah satu kekuatan sehingga Zhavira Maulinda (kelas VII F) menjadi juara pertama tunggal putri U-13. Kredit foto: istimewa.
Dukungan orang tua menjadi salah satu kekuatan sehingga Zhavira Maulinda (kelas VII F) menjadi juara pertama tunggal putri U-13. Kredit foto: istimewa.

Ketua KONI Bangka Selatan, Andri Fahrial, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para atlet muda tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini Bangka Selatan berhasil keluar sebagai juara umum Kejurprov PBSI 2025. Terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang keras dan membawa nama daerah ke puncak prestasi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak, baik klub, sekolah, maupun orang tua yang memberikan dukungan moral dan fasilitas latihan. KONI Bangka Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga di berbagai cabang.

Ajang Seleksi Menuju Kejurnas Bulutangkis

Ketua PBSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Johan Daniel, menjelaskan bahwa Kejurprov ini bukan hanya kompetisi tahunan, melainkan juga ajang seleksi atlet terbaik untuk mewakili provinsi dalam Kejurnas Bulutangkis 2025 di Malang, yang dijadwalkan berlangsung pada 14–21 Desember 2025.

“Kejurprov 2025 ini menjadi wadah bagi munculnya bibit muda berbakat yang akan membawa nama Bangka Belitung di tingkat nasional,” ujarnya.

Keterangan foto dari kiri ke kanan: Fahrorozi (orang tua Raffi Sheva Anugerah), Jerolyn Vito, Adon (orang tua Jerolyn Vito), dan Raffi Sheva Anugerah. Kredit foto: istimewa.
Keterangan foto dari kiri ke kanan: Fahrorozi (orang tua Raffi Sheva Anugerah), Jerolyn Vito, Adon (orang tua Jerolyn Vito), dan Raffi Sheva Anugerah. Kredit foto: istimewa.

Ia menambahkan, kejuaraan ini mempertandingkan tujuh kategori pembinaan dari U-11 hingga U-19, serta empat kategori dewasa seperti ganda putra umum, ganda veteran, dan ganda campuran.

Selain fokus pada pembinaan atlet, PBSI Babel juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang perwasitan. Tahun ini, turut diadakan penataran wasit berlisensi nasional yang menghadirkan instruktur dari pusat.

“Tidak hanya atlet yang harus berkualitas, tapi juga wasit. Ini bagian dari komitmen kami membangun ekosistem bulutangkis yang profesional di Babel,” tegas Johan.

Capaian Bangka Selatan di ajang Kejurprov PBSI 2025 menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan kolaborasi antara pelatih, sekolah, serta orang tua mampu melahirkan prestasi besar. Dukungan penuh masyarakat terhadap pembinaan olahraga usia dini diharapkan terus tumbuh, agar lahir lebih banyak atlet potensial dari daerah.

Dengan semangat juang yang ditunjukkan para siswa SMPN 1 Toboali, Kejurprov PBSI 2025 menjadi pijakan penting menuju panggung nasional, bahkan internasional, bagi bulutangkis Bangka Selatan.