Toboali – Sejumlah pihak di Kota Toboali mulai mencari akal agar buaya ukuran 4 meter yang muncul di perairan pesisir laut Toboali beberapa waktu lalu dapat ditangkap sehingga tidak meresahkan warga.

Usaha yang dilakukan yakni dengan cara memancing satwa liar itu. Hal ini nampak dalam postingan yang diunggah oleh akun resmi BPBD Bangka Selatan pada Senin (27/12/2021) siang.

Dalam unggahan tersebut sejumlah pihak tampak telah menyiapkan tali yang diduga digunakan untuk memancing buaya tersebut.

 

https://www.facebook.com/100074485866895/posts/126488283177367/

 

Sebelumnya, satu ekor buaya ukuran 4 meter terpantau berkeliaran di perairan Laut Kampung Nelayan Kelurahan Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali dan menjadi tontonan warga pada Kamis (23/12/2021) pagi.

Buaya liar itu kembali muncul pada Minggu 26 Desember 2021. Kemunculan buaya liar itu membuat resah masyarakat sekitar lokasi kemunculan buaya dan nelayan sungkur udang.

Keterangan salah satu warga Kampung Padang Toboali, yang bersebelahan dengan Kampung Nelayan, Hendra Syabari, diketahui buaya itu muncul sekitar pukul 08.00 WIB. Dia meminta aparat terkait segera bertindak guna menghindari serangan terhadap warga.

“Muncul di laut Kampung Nelayan sekitar pukul 08.00 WIB. Pihak terkait harus segera mengambil tindakan agar tidak menyerang warga yang turun ke laut,” kata dia kepada Suara Bahana di Toboali.

Akun media sosial BPBD Bangka Selatan juga mengunggah kemunculan buaya pada Minggu 26 Desember 2021. Buaya itu terlihat memakan bangkai ayam. Hal tersebut sontak menjadi tontonan gratis warga.

Pada Minggu 12 Desember 2021, Herman (61) nelayan di Jalan Sriwjaya Tanjung Ketapang Toboali Kabupaten Bangka Selatan menjadi korban buaya laut.

Dia mengalami luka cukup serius di bagian kaki dan terbaring lemah di kediamannya. Pria paruh baya ini turun ke laut Tanjung Ketapang pada dinihari guna menjaring undang rebon yang biasa digunakan bahan baku terasi.

Saat Herman sedang menjaring udang, tiba-tiba datang seekor buaya dan langsung menerkam kakinya. Beruntung dia masih bisa menyelamatkan diri.

Buaya itu melepaskan gigitan terhadap kaki Herman setelah berhasil menyakiti mata sang predator.