Ringkasan Berita: 

• Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memperingati Hari Anak Nasional 2025 melalui kegiatan Pagi Ceria di SDN 6 Toboali dan SMPN 1 Toboali, Selasa 23 Juli 2025.
• Wakil Bupati Debby Vita Dewi mengajak siswa menerapkan kebiasaan positif dan mengikuti senam Anak Indonesia Hebat sesuai arahan Mendikdasmen Abdul Mu’ti untuk membentuk karakter unggul.
• Pemkab Basel menyalurkan bantuan sarana pendidikan Rp900 juta bagi SDN 6 Toboali guna membangun enam ruang kelas baru dan satu unit toilet tahun ini.


SUARABAHANA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 dengan menggelar kegiatan Pagi Ceria yang dipusatkan di SD Negeri 6 Toboali dan SMP Negeri 1 Toboali, Selasa (23/7/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., yang sekaligus mengajak seluruh peserta didik untuk membangun kebiasaan positif sejak dini sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Kredit foto: Pemkab Bangka Selatan.
Kredit foto: Pemkab Bangka Selatan.

Momentum peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema nasional “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema itu juga menjadi kata kunci utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program pembinaan karakter dan penguatan profil pelajar Pancasila di Bangka Selatan. Pemerintah daerah menegaskan, anak-anak harus dibentuk bukan hanya untuk cerdas dalam akademik, tetapi juga sehat jasmani dan kuat mental menghadapi masa depan yang semakin kompetitif.

Kegiatan Pagi Ceria dimulai di SD Negeri 6 Toboali. Siswa-siswi mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, dan doa bersama. Wakil Bupati mengajak seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, pembiasaan seperti ini merupakan arahan langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti yang menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak boleh berhenti pada ruang kelas.

Dalam momen itu, Wakil Bupati juga menekankan bahwa kebiasaan baik pada anak harus diterapkan sejak dini dan dilakukan secara konsisten. Ia menegaskan bahwa keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam meletakkan dasar integritas dan nasionalisme anak-anak. Orang tua, guru, dan lingkungan diminta memperkuat teladan sehingga anak tumbuh dalam ekosistem nilai yang sehat.

Kepala SDN 6 Toboali, Suriyanto, berharap kegiatan Pagi Ceria dapat memberikan motivasi lebih kepada peserta didik untuk lebih aktif bergerak dan meningkatkan kualitas kesehatan jasmani. Ia menegaskan, anak-anak yang sehat akan lebih siap meraih prestasi akademik dan non akademik ke depan.

Selain menghadiri kegiatan, Wakil Bupati Debby juga menyerahkan dukungan pemerintah daerah berupa bantuan pembangunan sarana pendidikan bagi SD Negeri 6 Toboali. Bantuan tersebut berasal dari dana pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Revitalisasi dengan total sekitar Rp900 juta. Dana itu akan digunakan untuk membangun enam ruang kelas baru dan satu unit toilet sekolah yang akan memperkuat layanan pendidikan dasar di sekolah tersebut.

Pemerintah daerah menilai investasi sarana pendidikan merupakan langkah strategis untuk mencapai target peningkatan angka partisipasi sekolah, kenyamanan belajar, serta kualitas pembelajaran. Dengan fasilitas yang memadai, sekolah bisa mengembangkan program pembelajaran yang lebih inovatif, termasuk pendekatan pembelajaran aktif, literasi digital, dan penguatan karakter sesuai dengan semangat Hari Anak Nasional.

Kegiatan Pagi Ceria kemudian berlanjut ke SMP Negeri 1 Toboali. Di hadapan para pelajar tingkat sekolah menengah pertama, Wakil Bupati kembali menegaskan pentingnya memiliki mindset masa depan yang jelas dan terarah. Anak-anak SMP dinilai memasuki fase krusial pembentukan identitas diri. Karenanya, pemerintah daerah mendorong peran guru dan sekolah untuk memperkuat pembinaan karakter yang bukan sekadar seremonial, tetapi terintegrasi dalam keseharian proses pembelajaran.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga menilai bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya bentuk apresiasi terhadap generasi penerus bangsa. Tetapi momentum evaluasi dan refleksi untuk memastikan semua anak memiliki hak yang sama dalam pendidikan, kesehatan, dan perlindungan. Dengan dukungan merata dari pemerintah pusat dan daerah, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi kuat yang mampu membawa Indonesia masuk dalam puncak bonus demografi 2035-2045. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program-program anak, termasuk layanan kesehatan dasar, penguatan literasi dan numerasi, hingga penanaman karakter dan disiplin positif sejak jenjang PAUD sampai SMP.

Dengan landasan kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, Hari Anak Nasional diharapkan menjadi titik penguat semangat anak-anak Bangka Selatan sebagai generasi emas masa depan Indonesia. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan akan terus membangun ekosistem pendidikan yang sehat, aman, inklusif, dan berkarakter, agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi hebat, dan Indonesia semakin kuat.