Sekda Pangkalpinang Tegaskan Pentingnya Sinergi dalam Pelaksanaan Program SPPG
Ringkasan Berita:
- Sekda Pangkalpinang Mie Go menghadiri seremoni pelaksanaan Program SPPG di SDN 30 Pangkalpinang, menegaskan perlunya sinergi lintas dinas untuk penguatan pemenuhan gizi siswa.
- Program SPPG Sriwijaya Dapur Berlian menjadi bagian 11 sekolah penerima manfaat di Pangkalpinang dengan total 3.174 siswa, ditargetkan meningkatkan konsentrasi belajar lewat makanan bergizi.
- Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap Program SPPG berjalan berkelanjutan, menjaga kualitas makanan, dan mendukung agenda pemerintah menuju Indonesia Emas di sektor pendidikan serta kesehatan gizi anak.
SUARABAHANA.COM — Pelaksanaan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pangkalpinang terus diperkuat. Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, kembali menegaskan urgensi kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program nasional pemenuhan gizi tersebut.
Pemerintah Kota mendorong semua perangkat daerah, mulai dari Dinas Pangan, Dinas Kesehatan hingga BPOM, lebih intensif terlibat dalam pengawasan dan peningkatan standar makanan yang disajikan bagi pelajar penerima manfaat.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda saat menghadiri seremoni pelaksanaan program SPPG Sriwijaya Dapur Berlian di SD Negeri 30 Pangkalpinang, Senin (22/9/2025). Program yang dipusatkan di SDN 30 Pangkalpinang ini merupakan salah satu dari 11 titik sekolah penerima manfaat dengan total jumlah sasaran sebanyak 3.174 siswa di Kota Pangkalpinang.
Menurut Sekda, program SPPG tidak boleh dipandang sebagai tugas tunggal pihak pelaksana di dapur produksi atau pengelola SPPG. Ia menyatakan seluruh rangkaian kerja harus dilakukan terpadu dan terukur, karena menyangkut kualitas, keamanan, hingga efektivitas target peningkatan kualitas belajar anak berbasis pemenuhan gizi.
“Perlu ada koordinasi yang lebih intensif agar dinas-dinas terkait dapat ikut berperan. Dinas Pangan, Dinas Kesehatan, hingga BPOM harus berada dalam satu garis pengawasan. Dengan kolaborasi, kita bisa menjamin kualitas makanan yang diberikan bagi anak-anak penerima manfaat,” tegasnya di hadapan peserta kegiatan.

Ia menambahkan, peningkatan nutrisi bukan sekadar agenda sisi kesehatan, tetapi berhubungan langsung dengan kualitas pendidikan. Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong agar program SPPG tidak hanya berjalan seremonial, melainkan benar-benar berdampak langsung pada fokus belajar anak, terutama pada tingkatan sekolah dasar.
Di kesempatan yang sama, pembina kegiatan, Maha Buang, mengapresiasi dukungan sekolah yang memfasilitasi terselenggaranya pelaksanaan SPPG. Ia menyebut kegiatan seremoni ini sebagai momentum penguatan silaturahmi sekaligus tonggak untuk konsolidasi operator pelaksana program menuju sasaran besar pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.
“Acara ini menjadi jembatan awal yang baik untuk kita bersama melaksanakan program dan misi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas, khususnya dalam aspek pendidikan dan gizi anak,” ujarnya.
Selain itu, Kepala SDN 30 Pangkalpinang, Revi Gunarti, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pemerintah pusat dan semua pihak terkait yang telah menginisiasi program makan bergizi gratis tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya menambah motivasi siswa untuk hadir ke sekolah, tetapi juga membantu menumbuhkan kemampuan konsentrasi dalam belajar.

“Dengan adanya program ini, anak-anak bisa lebih berkonsentrasi karena kebutuhan gizinya terpenuhi. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, terutama kepada Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap program SPPG dapat terus berlanjut dengan mekanisme pengawasan yang semakin kuat. Sekda menegaskan konsistensi pengawasan kualitas harus menjadi prioritas agar seluruh pelajar penerima manfaat bisa menikmati makanan bergizi dengan standar keamanan dan kesehatan yang terjaga.
Program SPPG di Pangkalpinang menjadi salah satu implementasi kebijakan nasional yang menempatkan sektor kesehatan dan pendidikan anak sebagai prioritas utama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Melalui kolaborasi lintas lembaga dan keterlibatan dinas teknis, pemerintah daerah optimistis pelaksanaan SPPG akan memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pencapaian anak didik.









