Ringkasan Berita:

  • Wakil Bupati Bangka Selatan menghadiri penandatanganan PKS P4GN antara BNN dan Pramuka untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
  • Wabup Debby menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan peran Pramuka sebagai pelopor gerakan antinarkoba guna menjaga masa depan generasi muda dari ancaman narkoba.
  • Kerja sama BNN–Pramuka diharapkan tidak hanya seremonial, tetapi menghasilkan aksi nyata dalam mewujudkan Bangka Selatan bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045.

SUARABAHANA.COM – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali diperkuat melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kerja sama tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), seluruh BNN Kabupaten/Kota, Kwarda Pramuka Provinsi, serta Kwarcab Pramuka se-Provinsi Bangka Belitung. Kegiatan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Bangka Selatan, Kamis (9/10/2025) pukul 09.00 WIB.

Kredit foto: Pemkab Bangka Selatan.
Kredit foto: Pemkab Bangka Selatan.

Penandatanganan PKS ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran organisasi kepemudaan, khususnya Gerakan Pramuka, sebagai mitra utama pemerintah dalam menekan penyalahgunaan narkoba. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., yang mewakili pemerintah daerah dalam memberikan dukungan penuh terhadap sinergi antinarkoba ini.

Dalam sambutannya, Wabup Debby menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak dapat ditangani oleh satu lembaga saja. Ia menyampaikan bahwa diperlukan sinergi lintas sektor dan peran aktif semua pihak untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks. Menurutnya, kolaborasi BNN dan Pramuka merupakan langkah progresif yang tepat karena Pramuka menjadi wadah pembinaan karakter yang sangat dekat dengan kelompok usia rentan.

“Pramuka adalah wadah pembinaan karakter generasi muda. Dengan kerja sama ini, diharapkan para anggota Pramuka dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan semangat antinarkoba di lingkungan masing-masing,” ujar Wabup Debby dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi langkah BNNP serta seluruh BNNK di Bangka Belitung yang terus menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan, untuk memperkuat implementasi P4GN di setiap kabupaten/kota. Menurut Wabup Debby, keterlibatan anak muda merupakan kunci untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di tingkat akar rumput.

Lebih jauh, Wabup Debby mengingatkan bahwa perang terhadap narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Ia menegaskan bahwa jika masyarakat bersikap pasif, maka ancaman narkoba akan semakin merusak masa depan generasi. “Ini menjadi tugas kita bersama untuk memberantas narkoba. Bila tidak dimulai dari sekarang dan dari diri sendiri, maka hancurlah masa depan anak-anak bangsa,” tegasnya.

Wabup Debby juga berharap agar PKS yang ditandatangani tidak berhenti pada formalitas seremonial. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program nyata, edukasi berkelanjutan, serta kegiatan pemberdayaan yang benar-benar menyentuh generasi muda. “Semoga penandatanganan PKS ini bukan hanya sekadar tanda tangan di atas kertas, tetapi menjadi awal kerja sama nyata untuk memberantas narkoba,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Debby turut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan generasi muda sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Ia menilai keterlibatan Kwarcab Gerakan Pramuka Bangka Selatan di bawah kepemimpinan Hj. Elizia Riza Herdavid merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, kepemimpinan tersebut diyakini mampu memperkuat gerakan moral dan karakter di kalangan anak muda.

“Saya rasa sudah tepat menggandeng Kwarcab di bawah kepemimpinan Ibu Hj. Elizia Riza Herdavid. Mudah-mudahan kolaborasi ini memberikan kontribusi besar dalam mendukung visi mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi muda yang sehat, produktif, dan berkarakter,” ucapnya.

Menutup sambutan, Wabup Debby menyampaikan optimisme bahwa kerja sama ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan Bangka Selatan yang bebas narkoba. Ia berharap seluruh pihak benar-benar menjalankan perannya sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Semoga program PKS ini berjalan lancar dan anak cucu kita menjadi generasi yang sehat serta berkembang. Asak kawa, kite pacak wujudkan Basel bebas narkoba,” pungkasnya penuh semangat.