Intisari Berita:

  • KKGO Air Gegas menggelar Festival Permainan Olahraga Tradisional di Desa Airbara, diikuti 97 tim dari 15 sekolah sebagai upaya melestarikan olahraga tradisional.
  • Festival dibuka Kadisdikbud Bangka Selatan Ansori dan mendapat dukungan KORMI, DPRD, serta pemerintah desa, dengan harapan menjadi agenda rutin hingga tingkat kabupaten.
  • SD Negeri 8 Air Gegas keluar sebagai juara umum, sementara kegiatan ini juga berdampak positif terhadap semangat olahraga dan pergerakan UMKM lokal.

SUARABAHANA.COM — Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, menggelar Festival Permainan Olahraga Tradisional menjelang akhir semester. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Airbara, Selasa (16/12/2025), diikuti sebanyak 97 tim dari 15 sekolah dasar yang ada di Kecamatan Air Gegas.

Festival yang memasuki tahun kedua pelaksanaannya ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan olahraga tradisional di kalangan pelajar sekolah dasar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan kembali permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan oleh anak-anak di era modern.

Sumber foto: istimewa.
Sumber foto: istimewa.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Bangka Selatan, Ansori, S.AP., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan ini pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perwakilan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (DPKO) Bangka Selatan, anggota DPRD Bangka Selatan Rusdiono, serta Kepala Desa Airbara, Muklis Insan.

Dalam sambutannya, Ansori menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival permainan olahraga tradisional tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif dalam membentuk karakter, kebersamaan, dan kecintaan anak-anak terhadap olahraga berbasis budaya lokal.

 

“Tentu saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapan kami, festival seperti ini bisa menjadi agenda rutin ke depan, bahkan idealnya dilaksanakan dua kali dalam setahun, setiap akhir semester,” ujar Ansori.

Ia juga berharap ke depan festival permainan olahraga tradisional dapat dikembangkan menjadi ajang perlombaan tingkat kabupaten. Dengan demikian, pelestarian olahraga tradisional dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Senada dengan itu, perwakilan KORMI Bangka Belitung yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk mempopulerkan olahraga tradisional di tengah masyarakat. Menurut KORMI, permainan tradisional tidak hanya bernilai olahraga, tetapi juga sarat dengan nilai budaya, kebersamaan, dan kearifan lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Airbara, Muklis Insan, menyatakan dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mendorong minat berolahraga di kalangan pelajar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Festival seperti ini tentu berdampak positif, khususnya bagi pelaku UMKM di Desa Airbara. Kehadiran peserta, guru, dan pendukung dari berbagai sekolah ikut menggerakkan perekonomian desa,” kata Muklis.

Ketua KKG PJOK Wilayah 1 Bangka Selatan, Martono, dalam kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival permainan olahraga tradisional tersebut. Ia menyebutkan bahwa dukungan, termasuk dari para sponsor, pada tahun ini meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama para sponsor yang tahun ini jumlahnya lebih banyak. Berkat dukungan tersebut, kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses,” ujar Martono.

Dalam festival ini, sejumlah cabang olahraga tradisional diperlombakan, di antaranya egrang estafet serta lari balok estafet putra dan putri. Seluruh perlombaan diikuti dengan penuh semangat dan sportivitas oleh para peserta.

Berdasarkan hasil perlombaan, SD Negeri 8 Air Gegas selaku tuan rumah berhasil keluar sebagai juara umum. Posisi juara umum kedua diraih SD Negeri 1 Air Gegas, disusul juara umum ketiga oleh SD Negeri 11 Air Gegas, dan juara umum keempat diraih SD Negeri 3 Air Gegas.

Antusiasme peserta dan dukungan suporter dari masing-masing sekolah tampak memadati Lapangan Sepak Bola Desa Airbara sepanjang kegiatan berlangsung. Sorak sorai dan semangat kebersamaan mewarnai jalannya festival sejak pagi hingga selesai.