Pemkab Bangka Selatan Dorong Pelayanan Publik Cepat, Transparan, dan Terintegrasi
SUARABAHANA.COM – Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., secara resmi membuka dan meresmikan Soft Launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2025 yang berlangsung di Lantai 2 Pasar Toboali, Selasa (30/12/2025). Kehadiran MPP ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi, cepat, transparan, serta mudah diakses masyarakat. Peresmian tersebut sekaligus menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan layanan lintas sektor di satu lokasi. MPP diharapkan menjadi pusat pelayanan modern yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif dan efisien, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan publik di Kabupaten Bangka Selatan secara berkelanjutan dan profesional di tengah tuntutan pelayanan yang semakin dinamis.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangka Selatan, Kartikasari, S.T., M.M., menjelaskan bahwa pada tahap soft launching ini, pemerintah daerah menghadirkan sebanyak 17 gerai pelayanan yang berasal dari instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga organisasi perangkat daerah. Gerai tersebut meliputi Kantor Kementerian Agama Bangka Selatan, BNN Kabupaten Bangka Selatan, BPN Kabupaten Bangka Selatan, Bank Sumsel Babel, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, KP2KP Toboali, Samsat Bangka Selatan, PLN ULP Toboali, serta delapan OPD di lingkungan Pemkab Bangka Selatan. Menurut Kartikasari, keberadaan berbagai layanan dalam satu tempat bertujuan memberikan kemudahan, percepatan, dan kepastian pelayanan kepada masyarakat tanpa harus berpindah lokasi. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan serta mempercepat proses administrasi publik secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangka Selatan Hj. Debby Vita Dewi menyampaikan bahwa Mal Pelayanan Publik merupakan bentuk pengintegrasian berbagai jenis layanan dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga sektor swasta dalam satu tempat pelayanan terpadu. Menurutnya, konsep tersebut dirancang untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, serta keamanan pelayanan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran MPP menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan publik di Kabupaten Bangka Selatan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah juga berharap masyarakat tidak lagi menghadapi birokrasi yang panjang dan berbelit dalam mengurus berbagai administrasi. Dengan pola pelayanan terpadu, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan publik secara lebih praktis, efisien, dan terkoordinasi di satu lokasi yang sama.
“Mal Pelayanan Publik merupakan pengintegrasian pelayanan publik yang diberikan oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD, serta Swasta secara terpadu pada satu tempat, sebagai upaya meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan dan keamanan pelayanan khususnya di Kabupaten Bangka Selatan,” ujar Wabup Debby dalam sambutannya. Ia juga menilai bahwa MPP menjadi tonggak penting dalam mendorong reformasi birokrasi yang lebih modern dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kehadiran fasilitas ini disebut sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel. Selain memberikan kemudahan akses layanan, keberadaan MPP juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan pelayanan demi terciptanya birokrasi yang adaptif dan inovatif.
Lebih lanjut, Wabup Debby menjelaskan bahwa Mal Pelayanan Publik merupakan generasi ketiga sistem pelayanan publik setelah Pelayanan Publik Terpadu dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Menurutnya, konsep MPP hadir sebagai bentuk pengembangan layanan yang lebih progresif dengan menggabungkan seluruh pelayanan dalam satu lokasi agar lebih terkoordinasi dan terintegrasi. Ia menilai sistem tersebut akan memangkas rantai birokrasi dan mempercepat proses administrasi masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pelayanan agar mampu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional. Dengan dukungan lintas sektor, MPP diharapkan menjadi pusat pelayanan unggulan yang mampu mendukung iklim investasi, mempercepat pelayanan administrasi, dan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah secara keseluruhan di Kabupaten Bangka Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Debby juga mengajak seluruh penyelenggara layanan yang tergabung dalam MPP untuk bersatu padu, terus berinovasi, dan membangun kerja sama yang baik demi menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya menghapus stigma pelayanan pemerintah yang lamban dan kurang responsif melalui budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik. “Saya mengajak seluruh jajaran penyelenggara layanan yang tergabung dalam MPP untuk bersatu padu, berinovasi, dan bekerja sama dengan baik. Mari kita hapuskan stigma pelayanan pemerintah yang kurang responsif. Jadikan MPP ini sebagai ikon pelayanan prima di Kabupaten Bangka Selatan, dengan senantiasa menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan sektoral masing-masing,” tegasnya. Soft launching MPP ini menjadi simbol semangat baru Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam membangun pelayanan publik yang modern, humanis, dan berbasis kebutuhan masyarakat.









