Intisari Berita:

  • Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda mewakili Bupati membuka TMMD Ke-127 Tahun 2026 di Desa Penutuk sebagai upaya percepatan pembangunan desa terpadu.
  • Program TMMD Ke-127 mencakup pembangunan fisik seperti jalan, sumur bor, RTLH, serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan dan sosial masyarakat.
  • Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan TMMD dalam memperkuat kemanunggalan dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.

SUARABAHANA.COM – Mewakili Bupati Bangka Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., M.M., secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026. Sekda Hefi sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Selasa (10/2/2026).

Upacara pembukaan TMMD Ke-127 berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya Pangdam II/Sriwijaya, Danrem 045/Garuda Jaya, jajaran Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVI Dim 0432 beserta pengurus. Hadir pula tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda Kecamatan Lepar, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Hefi Nuranda membacakan amanat Bupati Bangka Selatan. Ia mengawali dengan ajakan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kesempatan sehingga seluruh pihak dapat berkumpul dalam pembukaan TMMD Ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan.

Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda mewakili Bupati membuka TMMD Ke-127 Tahun 2026 di Desa Penutuk sebagai upaya percepatan pembangunan desa terpadu, Selasa (10/2/2026). Sumber foto: Pemkab Bangka Selatan.
Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda mewakili Bupati membuka TMMD Ke-127 Tahun 2026 di Desa Penutuk sebagai upaya percepatan pembangunan desa terpadu, Selasa (10/2/2026). Sumber foto: Pemkab Bangka Selatan.

Sekda menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pemerintah daerah dalam rangka mempercepat pembangunan wilayah, khususnya di desa-desa. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

“TMMD adalah program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pembangunan daerah. Harapannya, kesejahteraan masyarakat meningkat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Sekda Hefi dalam amanatnya.

TMMD Ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “Dengan Semangat Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan dan penguatan desa sebagai fondasi kemajuan daerah dan nasional.

Sekda Hefi menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan TMMD sangat ditentukan oleh sinergi dan gotong royong seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat. Menurutnya, tanpa dukungan bersama, program pembangunan terpadu seperti TMMD tidak akan berjalan optimal.

 

Selain aspek pembangunan, Sekda juga menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan antara TNI dan masyarakat. Kemanunggalan tersebut disebutnya sebagai kekuatan strategis dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

Pelaksanaan TMMD Ke-127 di Desa Penutuk mencakup kegiatan fisik dan nonfisik. Pada kegiatan fisik, sejumlah program prioritas akan dilaksanakan, antara lain pembangunan jalan sepanjang 5,5 kilometer, pembuatan satu titik sumur bor, rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH), penanaman 200 batang pohon keras, pembersihan lingkungan, serta rehabilitasi satu unit masjid.

Sementara itu, kegiatan nonfisik difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kualitas hidup masyarakat. Program tersebut meliputi penyuluhan pencegahan stunting, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan lingkungan, penerapan teknologi tepat guna, penguatan kembali budaya gotong royong, penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan posyandu, serta Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM).

Program TMMD Ke-127 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Penutuk dan sekitarnya.

Kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat, Sekda Hefi menyampaikan harapan agar seluruh pihak terlibat aktif mendukung pelaksanaan TMMD. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini bukan hanya tanggung jawab TNI dan pemerintah, tetapi juga masyarakat sebagai penerima manfaat.

Menutup sambutannya, Sekda Hefi Nuranda mengajak seluruh elemen untuk terus mengoptimalkan program lintas sektoral demi mewujudkan Kabupaten Bangka Selatan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan demikian, TMMD diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan desa sekaligus penguat persatuan antara TNI dan rakyat.