Tim BAHER Salurkan Parcel Ramadhan dan Santunan kepada 24 Guru Ngaji di Pesisir Tanjung Ketapang
Intisari Berita:
- Sebanyak 24 guru ngaji kampung di wilayah pesisir Kelurahan Tanjung Ketapang menerima parcel Ramadhan dan santunan dari Tim BAHER sebagai bentuk kepedulian sosial.
- Penyaluran bantuan dilakukan langsung dengan mengunjungi rumah para guru ngaji satu per satu, sekaligus mempererat silaturahmi antara Tim BAHER dan masyarakat setempat.
- Kegiatan sosial ini turut didampingi perwakilan Kementerian Sosial yang bertugas di wilayah Bangka Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap program kepedulian masyarakat.
SUARABAHANA.COM — Tim BAHER kembali menyalurkan bantuan sosial berupa parcel Ramadhan dan santunan kepada para guru ngaji kampung di wilayah pesisir Kelurahan Tanjung Ketapang, Kabupaten Bangka Selatan. Kegiatan tersebut menyasar sebanyak 24 guru ngaji yang selama ini aktif mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak dan masyarakat di lingkungan setempat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah para penerima manfaat satu per satu. Selain untuk memastikan bantuan diterima secara langsung, metode ini juga dimaksudkan sebagai bentuk silaturahmi serta perhatian kepada para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri di tengah masyarakat.
Ketua Tim BAHER, Hayi, mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus apresiasi kepada para guru ngaji yang telah berperan besar dalam membina pendidikan agama di lingkungan kampung.
Menurutnya, para guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pengetahuan keagamaan generasi muda di masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu memberikan perhatian kepada mereka, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kami kepada para guru ngaji yang selama ini dengan penuh keikhlasan mengabdikan diri untuk mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak dan masyarakat di kampung,” ujar Hayi.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa parcel Ramadhan yang berisi sejumlah kebutuhan pokok serta santunan uang tunai. Setiap paket bantuan berisi gula pasir 1 kilogram, roti kaleng, kue lebaran satu toples, kurma 500 gram, minyak goreng 1 kilogram, sirup Marjan, serta susu kaleng. Selain itu, masing-masing guru ngaji juga menerima santunan uang tunai sebesar Rp300 ribu.
Hayi berharap bantuan tersebut dapat membantu para guru ngaji dalam memenuhi kebutuhan menjelang bulan Ramadhan. Ia juga berharap kegiatan sosial tersebut dapat memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu para guru ngaji dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga kegiatan berbagi ini membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim BAHER juga didampingi oleh perwakilan dari Kementerian Sosial yang bertugas di wilayah Bangka Selatan. Kehadiran perwakilan Kementerian Sosial tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilakukan oleh masyarakat.
Salah satu penerima bantuan, Nilawati, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Tim BAHER kepada para guru ngaji di wilayahnya.
Ia menyampaikan bantuan yang diberikan sangat berarti bagi para guru ngaji, terutama menjelang bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tim BAHER yang telah datang langsung ke rumah kami untuk menyalurkan parcel Ramadhan dan santunan kepada para guru ngaji di kampung ini,” ujarnya.
Nilawati juga mendoakan agar Tim BAHER senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran rezeki sehingga dapat terus melakukan kegiatan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga kebaikan Tim BAHER dibalas dengan keberkahan, kesehatan, dan kelancaran rezeki. Kami juga berharap Tim BAHER terus dapat berbuat kebaikan dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Kegiatan berbagi tersebut menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial yang rutin dilakukan Tim BAHER di berbagai wilayah Bangka Selatan. Selain membantu masyarakat kurang mampu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.










