Budaya Didorong Masuk Pembelajaran Sekolah

Selain menjadi ruang ekspresi bagi seniman dan komunitas budaya, festival ini diharapkan memberi peluang bagi pelaku UMKM memperluas pasar serta mendorong masyarakat semakin mengenal dan mencintai daerahnya sendiri.

“Pelestarian budaya tidak boleh hanya berlangsung di panggung pertunjukan atau pada saat festival diselenggarakan. Budaya harus hadir dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari proses pendidikan generasi penerus,” tegasnya.

Wabup Debby mengharapkan sinergi perangkat daerah terkait, budayawan, tokoh adat, komunitas budaya, Dewan Kesenian, Lembaga Adat Melayu, dan satuan pendidikan untuk mengintegrasikan budaya lokal Bangka Selatan dalam pembelajaran di sekolah sesuai kurikulum yang berlaku.

Ia menambahkan, evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan festival perlu terus dilakukan agar pelaksanaan pada tahun-tahun mendatang semakin berkualitas, memperkuat identitas budaya, dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Mengakhiri sambutan, Wabup Debby kembali berterima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi. Ia berharap semangat festival tetap hidup melalui sikap saling menghormati, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, dan kecintaan terhadap daerah.