Sekda Bangka Selatan Tekankan Sinergi OPD demi Percepatan Pembangunan Daerah
Intisari Berita:
-
Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda memimpin rapat koordinasi OPD, camat, dan direktur rumah sakit sebagai tindak lanjut arahan Bupati untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah.
-
Rapat menekankan evaluasi kinerja, percepatan program, serta penyelesaian kendala teknis agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan tepat waktu.
-
Sekda menegaskan keberhasilan pembangunan diukur dari manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya serapan anggaran, dengan birokrasi yang responsif dan akuntabel.
SUARABAHANA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., MM., memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta direktur rumah sakit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Senin (9/2/2026) sore.
Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut arahan Bupati Bangka Selatan yang sebelumnya disampaikan pada Apel Akbar dan rapat pagi hari, sekaligus untuk memperkuat koordinasi, evaluasi kinerja, serta percepatan pelaksanaan program pembangunan daerah.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Sekda mulai pukul 15.00 WIB itu dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah. Agenda utama rapat difokuskan pada penyamaan persepsi dan langkah kerja lintas sektor agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan efektif, tepat waktu, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bangka Selatan.

Dalam arahannya, Sekda Hefi Nuranda menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi antarlembaga. Ia mengingatkan bahwa koordinasi yang lemah dapat berdampak pada keterlambatan program dan tidak optimalnya pelayanan publik. Oleh karena itu, rapat koordinasi dinilai menjadi instrumen penting untuk menyatukan komitmen seluruh OPD dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan.
“Rapat ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah. Kita harus memperkuat koordinasi dan bergerak cepat agar seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal,” ujar Hefi di hadapan peserta rapat.
Sekda menjelaskan, rapat koordinasi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi ruang evaluasi capaian kinerja masing-masing perangkat daerah. Melalui forum tersebut, berbagai kendala teknis di lapangan dibahas secara terbuka untuk dicarikan solusi bersama. Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar hambatan yang muncul tidak berlarut-larut dan mengganggu target pembangunan.
Lebih lanjut, Hefi Nuranda menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata dilihat dari tingginya serapan anggaran. Ia menekankan bahwa kualitas hasil dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat harus menjadi prioritas utama setiap OPD.
“Setiap OPD harus bekerja secara terukur, fokus pada hasil, dan memastikan output serta outcome benar-benar dirasakan masyarakat Bangka Selatan,” tegasnya.
Dalam konteks pelayanan publik, Sekda juga menyoroti peran camat dan direktur rumah sakit sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia meminta agar pelayanan kesehatan dan pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan terus ditingkatkan, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik.
Rapat koordinasi tersebut juga menjadi momentum untuk menyelaraskan program prioritas daerah dengan kondisi riil di lapangan. Sekda mendorong seluruh pimpinan OPD agar lebih proaktif dalam melaporkan perkembangan program, termasuk potensi risiko yang dapat menghambat pelaksanaan kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, melalui rapat koordinasi ini, berharap terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja birokrasi yang lebih efektif, responsif, dan akuntabel. Dengan koordinasi yang solid dan kerja yang terarah, percepatan pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan.
Langkah penguatan koordinasi lintas sektor ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemkab Bangka Selatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik serta pembangunan berkelanjutan.


