SUARABAHANA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar Pongok. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda yang mewakili Bupati dalam mendampingi Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD saat melakukan peninjauan lapangan, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Wasev TMMD ke-127 Mayjen TNI Muhammad Muchidin. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dasar dan aksesibilitas wilayah yang selama ini menjadi tantangan utama.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pejabat daerah dan unsur forkopimda, di antaranya Ketua DPRD Bangka Selatan Erwin Asmadi, jajaran TNI, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolsek Lepar, Camat Lepar, serta Kepala Desa Penutuk beserta perangkatnya. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan unsur masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan terpadu di wilayah kepulauan. Selain melakukan peninjauan fisik, rombongan juga berdialog dengan masyarakat setempat guna menyerap aspirasi dan memastikan manfaat program TMMD benar-benar dirasakan langsung oleh warga desa secara merata dan berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Hefi Nuranda menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program TMMD yang dinilai efektif dalam mempercepat pembangunan desa. Menurutnya, program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memiliki dampak sosial yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat. “Kami menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di Desa Penutuk yang telah membantu meningkatkan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun desa,” ujar Hefi dalam keterangannya di sela kegiatan peninjauan.

Lebih lanjut, Hefi berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan melalui program TMMD dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta dirawat bersama agar memiliki nilai guna jangka panjang. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun agar tidak cepat rusak dan tetap memberikan manfaat berkelanjutan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendukung program-program serupa yang berorientasi pada percepatan pembangunan wilayah tertinggal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD ke-127 Mayjen TNI Muhammad Muchidin menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai target. Ia menyampaikan bahwa secara umum progres pengerjaan di Desa Penutuk masih dalam tahap berjalan dan menunjukkan perkembangan yang positif. “Kami hadir untuk mengawasi pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Penutuk. Secara umum, pengerjaan masih terus berproses. Kami berharap sebelum tanggal 11 mendatang, seluruh pekerjaan selesai sehingga segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya menegaskan komitmen penyelesaian tepat waktu.

Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasev bersama rombongan melihat langsung berbagai sasaran fisik yang menjadi fokus program TMMD ke-127. Di antaranya renovasi rumah warga, pembangunan fasilitas mandi cuci kakus (MCK), pembangunan mushola, penyediaan sumber air bersih, serta pembukaan akses jalan sepanjang 5.500 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperbaiki kualitas sanitasi, serta menunjang aktivitas ekonomi lokal. Program TMMD ke-127 di Desa Penutuk pun menjadi salah satu contoh nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.