SUARABAHANA.COM – Wakil Talqin Syaikh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin RA (Abah Anom), KH. Safrullah Miftah, melakukan kunjungan dakwah ke Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada 8 – 12 Juni 2026. Kunjungan tersebut diisi dengan pembinaan kepada para murid Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya sekaligus mentalqin sejumlah jamaah baru yang ingin mengamalkan Thariqah.

IMG 20260724 WA0010

Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kota Toboali, KH. Safrullah Miftah menyampaikan pentingnya menjaga istiqamah dalam mengamalkan ajaran TQN Suryalaya. Sebagai Wakil Talqin yang ditunjuk langsung oleh Syaikh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin RA (Abah Anom), beliau membimbing para ikhwan dan akhwat agar tetap berpegang teguh pada ajaran Thariqah sesuai tuntunan mursyid.

Selama berada di Toboali, KH. Safrullah Miftah mengunjungi sejumlah lokasi diantaranya di Desa Bikang, Desa Rindik dan sejumlah zawiyah di kota itu. Selain memberikan pembinaan rohani, beliau juga melaksanakan prosesi talqin zikir kepada sejumlah calon murid baru yang menyatakan keinginan untuk mengamalkan Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya.

IMG 20260724 WA0004

KH. Safrullah Miftah merupakan salah satu Wakil Talqin yang dipercaya langsung oleh Abah Anom untuk membimbing jamaah TQN. Sebelum menerima amanah tersebut, beliau dikenal sebagai seorang dai yang aktif berdakwah dengan jadwal ceramah yang padat, khususnya di wilayah pedalaman Kalimantan. Perjalanan spiritualnya dalam mencari mursyid membawanya bertemu Abah Anom hingga menerima talqin zikir sebagai awal perjalanan Thariqah.

Dalam berbagai pengajian, KH. Safrullah Miftah kerap menjelaskan pentingnya berthariqah sebagai jalan pembinaan akhlak dan penyucian jiwa. Beliau juga membahas berbagai persoalan hukum agama, tasawuf, serta makna zuhud berdasarkan kitab Miftahus Shudur. Menurut beliau, Thariqah bukan hanya amalan zikir, tetapi juga pendidikan akhlak yang harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

IMG 20260724 WA0005

Sebagai Wakil Talqin, KH. Safrullah Miftah memiliki peran penting sebagai perintis dan pembimbing perjalanan spiritual jamaah. Beliau membina para ikhwan dan akhwat agar tetap istiqamah menjalankan amalan, menjaga persaudaraan, serta mengembangkan nilai-nilai akhlakul karimah sesuai tuntunan TQN Suryalaya.

Dalam pembinaannya, KH. Safrullah Miftah juga mengingatkan pentingnya menjalankan prinsip “3 M” yang menjadi pedoman TQN Suryalaya dan dicetuskan oleh Pangersa Abah Anom. Ketiga prinsip tersebut meliputi Mengamalkan, Mengamankan, dan Melestarikan sebagai landasan dalam menjaga keberlangsungan ajaran Thariqah.

Prinsip pertama, Mengamalkan, menegaskan bahwa setiap ikhwan wajib melaksanakan seluruh amalan TQN secara istiqamah. Amalan tersebut meliputi dzikir harian, baik Dzikir Jahar maupun Khafiy, kemudian Khataman sebagai amalan mingguan, Manaqiban sebagai amalan bulanan, hingga amalan tahunan yang telah ditetapkan dalam tradisi TQN Suryalaya.

IMG 20260724 WA0008

Prinsip kedua, Mengamankan, bermakna menjaga kemurnian ajaran dan amalan TQN dari berbagai penyimpangan maupun pengaruh yang tidak sesuai dengan pedoman mursyid. Sementara prinsip ketiga, Melestarikan, mengandung makna meneruskan serta menyebarkan ajaran TQN kepada generasi berikutnya agar manfaat spiritualnya terus dirasakan oleh umat dan tetap terpelihara sepanjang masa.

Kunjungan KH. Safrullah Miftah ke Toboali menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan terhadap jamaah TQN Pondok Pesantren Suryalaya di Bangka Selatan. Selain memperkuat silaturahmi antarikhwan, kegiatan tersebut juga diharapkan semakin memperkokoh pengamalan ajaran Thariqah yang berlandaskan zikir, akhlak, dan nilai-nilai spiritual sebagaimana diwariskan oleh Syaikh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin RA atau Abah Anom.