Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 Cetak Omzet UMKM Rp1,3 Miliar
- Rangkaian Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 selama empat hari mencatat omzet pelaku UMKM hingga Rp1,3 miliar. Malam puncaknya dipadati ribuan warga di Arena Sport Center Toboali, Sabtu (26/9/2026).
- Selain parade seni budaya, perlombaan edukatif, dan pameran UMKM, kegiatan ini mencatat sejarah lewat Rekor MURI Pembuatan Terasi Terbanyak.
- Bupati Riza Herdavid berharap dampaknya tidak berhenti setelah acara usai. Wisatawan diharapkan menikmati destinasi, kuliner, produk UMKM, dan menginap di akomodasi lokal agar ekonomi daerah terus berputar.
SUARABAHANA.COM – Omzet pelaku UMKM selama empat hari Kemilau Pesona Bangka Selatan 2026 menembus Rp1,3 miliar, saat malam puncak dipadati ribuan warga di Arena Sport Center Toboali, Sabtu (26/9/2026).
“Malam ini luar biasa! Setelah beberapa hari kita bersama-sama menikmati berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari seni dan budaya, kuliner, kreativitas, UMKM, hingga berbagai aktivitas, kolaborasi seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun pariwisata dan ekonomi kreatif Bangka Selatan,” ujar Bupati Riza Herdavid.
Malam puncak berlangsung di Panggung Utama Arena Sport Center Toboali mulai pukul 19.00 WIB. Selain hiburan dan seni budaya, rangkaian kegiatan empat hari itu berdampak nyata bagi perekonomian masyarakat, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Acara dihadiri Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., Wakil Bupati Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Babel yang mewakili Gubernur, serta jajaran Forkopimda Bangka Selatan.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, S.T., M.M. Malam puncak menjadi momentum apresiasi atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama empat hari.
Rekor MURI hingga Pameran UMKM
Rangkaian kegiatan itu meliputi parade seni budaya, perlombaan edukatif, pameran UMKM, hingga pencapaian bersejarah pemecahan Rekor MURI Pembuatan Terasi Terbanyak.
Capaian omzet Rp1,3 miliar menjadi gambaran bahwa penyelenggaraan kegiatan daerah tidak hanya menjadi ruang promosi pariwisata dan budaya, tetapi juga membuka peluang masyarakat meningkatkan aktivitas ekonomi lewat penjualan produk lokal, kuliner, kerajinan, dan produk unggulan daerah.
Bupati Riza menyampaikan syukur dan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian budaya daerah sambil menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM.
“Berbagai kegiatan yang kita hadirkan menunjukkan bahwa budaya dan kreativitas lokal dapat dikemas menjadi sesuatu yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman,” lanjutnya.
Harapan Bupati: Dampak Tak Berhenti Setelah Acara
Bupati Riza berharap kegiatan ini memberi multiplier effect (dampak ganda) nyata bagi perekonomian daerah. Menurutnya, omzet UMKM menjadi indikator bahwa ekonomi bergerak ketika pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM dikembangkan bersamaan.
“Saya berharap dampak dari event ini tidak berhenti ketika acara selesai malam ini. Ketika wisatawan datang ke Bangka Selatan, mari kita pastikan mereka tidak hanya datang untuk melihat event, tetapi juga menikmati destinasi wisata kita, mencicipi kuliner lokal, membeli produk UMKM, menggunakan jasa masyarakat lokal, dan tentunya menginap di hotel maupun akomodasi yang ada di Bangka Selatan.”
“Kepada seluruh pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, teruslah berinovasi, jangan takut untuk tampil, jangan takut untuk mencoba hal baru, dan manfaatkan setiap event sebagai kesempatan untuk memperkenalkan produk serta karya kita,” tegas Bupati.










