Polres Basel Kawal Aksi Damai Tolak HTI dan PT HLR di DPRD Babel
SUARABAHANA.COM — Sekitar 700 warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Babel, Jumat (8/8/2025). Mereka menolak keberadaan perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan PT HLR yang dinilai mengancam keberlangsungan lingkungan serta kehidupan masyarakat lokal.
Aksi tersebut dikawal ketat namun humanis oleh aparat Kepolisian Resor Bangka Selatan (Polres Basel) yang menerjunkan 55 personel gabungan, termasuk anggota Polsek Payung dan Polsek Simpang Rimba. Pengamanan langsung dipimpin Kapolres Bangka Selatan, bersama Kapolsek Payung, Kapolsek Simpang Rimba, Kasat Samapta, KBO Sat Intelkam, KBO Sat Reskrim, dan personel gabungan lainnya.

Sekedar informasi, massa aksi berasal dari Kecamatan Payung, Simpang Rimba, dan Pulau Besar. Mereka berangkat menggunakan 80 unit kendaraan roda empat, dua unit kendaraan roda enam, dan satu unit ambulans. Titik kumpul massa berada di halaman Polsek Payung pada pukul 08.30 WIB, lalu rombongan mulai bergerak menuju Kota Pangkalpinang pada pukul 09.30 WIB.
Polisi melakukan pengawalan ketat selama perjalanan menuju Kantor DPRD Babel. Sekitar pukul 11.00 WIB, massa tiba di lokasi dan langsung melakukan penyampaian aspirasi.
Dalam aksi tersebut, warga menuntut pemerintah daerah dan DPRD Babel mengambil sikap tegas menolak operasional perusahaan HTI dan PT HLR di wilayah Bangka Selatan. Menurut mereka, keberadaan perusahaan tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, mengganggu sumber mata pencaharian, dan memicu konflik agraria.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap tanah dan lingkungan. Kami ingin memastikan lahan kami tidak dirusak demi kepentingan korporasi,” ujar salah satu peserta aksi.
Perwakilan massa kemudian diterima oleh anggota DPRD Babel untuk melakukan audiensi pada pukul 15.00 WIB. Dalam pertemuan tersebut, mereka memaparkan alasan penolakan dan menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak negatif dari keberadaan kedua perusahaan itu. Audiensi berlangsung aman dan tertib, tanpa adanya insiden berarti. Pihak DPRD Babel berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut sesuai prosedur dan kewenangan yang ada.
Kapolres Bangka Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menjaga ketertiban selama aksi. “Kami berterima kasih kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan mematuhi aturan. Tugas kami memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya saat berada ditengah peserta aksi.
Aksi Damai, Polres Bangka Selatan, Penolakan HTI, dan PT HLR
