Ringkasan Berita:

  • PT TIMAH Tbk mendukung Turnamen Voli Karang Taruna Cup II di Desa Air Putih, Bangka Barat, sebagai upaya mendorong semangat kepemudaan dan pembinaan atlet lokal.
  • Sebanyak 38 tim putra dan putri berlaga pada turnamen memperingati Hari Sumpah Pemuda ini, yang dinilai menjadi ajang positif penyaluran bakat dan pencarian atlet berprestasi.
  • Pemerintah desa dan masyarakat mengapresiasi kontribusi PT TIMAH Tbk, yang kerap membantu kegiatan pembangunan, pemberdayaan pemuda, hingga peningkatan kesejahteraan warga Desa Air Putih.

SUARABAHANA.COM — PT TIMAH Tbk kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung kegiatan kepemudaan dan pembinaan atlet di Kabupaten Bangka Barat.

Perusahaan anggota Holding Mining Industry MIND ID ini memberikan bantuan untuk pelaksanaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, yang resmi dibuka di Lapangan Pabrik Keranji, Jumat (7/11/2025).

Dukungan tersebut menjadi bukti keberlanjutan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar sektor olahraga, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kredit foto: istimewa.
Kredit foto: istimewa.

Turnamen Karang Taruna Cup II ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Panitia mengusung tema “Satukan Semangat Raih Prestasi, Wujudkan Desa Air Putih Bersinar” sebagai pesan moral sekaligus dorongan agar generasi muda semakin aktif menumbuhkan daya juang, kompetisi sehat, dan pola hidup produktif.

Kegiatan ini diikuti 38 tim dari berbagai klub voli lokal dan regional, terdiri dari 22 tim putra dan 16 tim putri, termasuk kehadiran satu tim tamu dari Pangkalpinang, yakni Majesti Club.

Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, Deri Suprianto, menuturkan bahwa event ini tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi juga menjadi ruang seleksi bakat untuk menjaring atlet potensial dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi.

Menurutnya, kompetisi berjenjang seperti ini sangat penting untuk memetakan regenerasi atlet yang akan mewakili daerah. Ia menyampaikan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk yang telah berpartisipasi memperkuat penyelenggaraan acara, terutama terkait akomodasi dan perlengkapan pertandingan.

Sementara itu, para atlet lokal juga merasakan manfaatnya. Salah satu pemain dari tim Air Putih IV, Kevin, menyebut bahwa turnamen ini turut memberikan efek ekonomi bagi desa. Menurutnya, banyak pelaku UMKM dan penjaja kuliner memanfaatkan momentum pertandingan untuk membuka lapak dagangan.

Dengan banyaknya penonton dan pendukung tim yang datang, perputaran uang di desa meningkat dan dapat menjadi stimulus sektor ekonomi kreatif berbasis event olahraga.

Kepala Desa Air Putih, Sulaiman, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa PT TIMAH Tbk bukan hanya hadir pada kegiatan olahraga saja. Ia menjelaskan bahwa perusahaan ini sebelumnya telah mendukung program pemberdayaan masyarakat, seperti pembangunan Farm Estate yang kini dikelola kelompok tani desa, hingga dukungan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha.

Menurutnya, kontribusi berkelanjutan dari perusahaan pertambangan negara ini memperlihatkan peran aktif dunia usaha dalam menggerakkan kemajuan daerah, sekaligus menjadi teladan sinergi untuk sektor swasta lainnya.

PT TIMAH Tbk melalui dukungan pada Karang Taruna Cup II berupaya memastikan bahwa pemuda desa memiliki ruang kreasi, peluang aktualisasi diri, dan sarana kompetisi yang terukur.

Turnamen ini juga menjadi bentuk interaksi sosial produktif, mendorong gaya hidup sehat, memperkaya kultur olahraga masyarakat, hingga membuka peluang lahirnya bibit atlet baru Bangka Barat yang memiliki potensi untuk bersinar di level tinggi.

Melalui program CSR yang konsisten menyasar pemberdayaan pemuda dan olahraga, PT TIMAH Tbk berharap Desa Air Putih dan wilayah Bangka Belitung secara umum terus melahirkan generasi yang berprestasi, berintegritas, serta siap berkompetisi di tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan semangat kolaborasi, perusahaan menegaskan bahwa upaya mendorong kemajuan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga ekosistem yang melibatkan masyarakat, dunia usaha, dan para pemuda sebagai penggerak masa depan. (*)