Ringkasan Berita:

  • Wakil Bupati Bangka Selatan membuka kegiatan peningkatan kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Hotel Grand Marina Toboali selama 11–13 November 2025.
  • Kegiatan diikuti para pengurus koperasi se-Bangka Selatan dengan menghadirkan pejabat Kementerian Koperasi dan pejabat daerah untuk memperkuat kapasitas tata kelola dan manajemen digital koperasi.
  • Wabup Debby menegaskan koperasi harus menjadi fondasi ekonomi desa melalui peningkatan profesionalisme, gotong royong, dan adaptasi terhadap perkembangan zaman demi kesejahteraan masyarakat.

SUARABAHANA.COM – Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Hotel Grand Marina Toboali selama tiga hari, 11–13 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam memperkuat kualitas kelembagaan dan tata kelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Sumber foto: Pemkab Bangka Selatan.
Sumber foto: Pemkab Bangka Selatan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI, Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., Kepala Dinas Koperasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas DKKUMDAG Bangka Selatan, Kasdim 0432/Bangka Selatan, serta Kabid Koperasi Bangka Selatan. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendorong penguatan kapasitas koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Debby menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pengurus koperasi merupakan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan perkembangan zaman. Pemahaman mengenai tata kelola modern, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta adaptasi terhadap manajemen digital dinilai penting untuk memastikan koperasi mampu tumbuh secara mandiri dan berdaya saing.

Wabup Debby juga memberikan motivasi langsung kepada para peserta agar menjadikan koperasi sebagai fondasi ekonomi yang kokoh bagi masyarakat desa. Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi yang membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat kemandirian masyarakat. Ia menekankan bahwa nilai gotong royong harus tetap menjadi roh dalam setiap langkah pengembangan koperasi.

“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tata kelola, manajemen digital, dan semangat gotong royong yang kuat, koperasi dapat menjadi fondasi ekonomi yang kokoh di desa-desa,” ujar Wabup Debby. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum baru yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan.

Kegiatan pelatihan ini diikuti para pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Bangka Selatan. Peserta mendapatkan materi terkait peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan prinsip koperasi, implementasi digitalisasi koperasi, serta strategi pengembangan usaha agar koperasi lebih adaptif terhadap dinamika ekonomi modern. Pelatihan juga dirancang untuk mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan daya saing di sektor ekonomi kerakyatan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menilai koperasi memiliki peran signifikan sebagai penggerak ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu fokus utama agar koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan era digital.

Selain sebagai ajang peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antarinstansi serta membangun komitmen bersama dalam memajukan sektor koperasi di Bangka Selatan. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah daerah, koperasi diharapkan mampu menjalankan fungsinya sebagai lembaga ekonomi yang inklusif, profesional, serta berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan anggota dan masyarakat luas.

Pelatihan tersebut menjadi wujud nyata keseriusan pemerintah dalam membangun ekosistem koperasi yang kuat. Ke depan, koperasi desa dan kelurahan di Bangka Selatan diharapkan semakin tangguh, inovatif, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Melalui peningkatan kompetensi berkelanjutan, koperasi diyakini mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.