Intisari Berita:

  • Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menerima dua penghargaan dari Balai POM Pangkalpinang atas capaian pengawasan obat dan makanan serta keberhasilan menjaga keamanan pangan daerah.
  • Penghargaan diberikan karena Bangka Selatan mencatat realisasi tertinggi Dana Alokasi Khusus BOK BPOM 2025 serta meraih nilai tertinggi penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman.
  • BPOM Pangkalpinang mengapresiasi komitmen Pemkab Bangka Selatan dalam pengawasan obat dan makanan serta akan terus memberikan pendampingan untuk meningkatkan capaian keamanan pangan.

SUARABAHANA.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menerima dua sertifikat penghargaan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang atas capaian kinerja dalam pengawasan obat dan makanan serta upaya menjaga keamanan pangan di daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Balai POM Pangkalpinang, Agus Riyanto kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda yang mewakili Bupati Bangka Selatan, di ruang kerja Sekda, Rabu (11/3/2026).

Dua penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan tersebut yakni sebagai pemerintah daerah penerima Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Kesehatan (DAK BOK) Non Fisik BPOM dengan capaian output dan realisasi anggaran tertinggi pada pelaksanaan Tahun Anggaran 2025.

Selain itu, Kabupaten Bangka Selatan juga meraih penghargaan sebagai kabupaten/kota dengan nilai tertinggi di Pulau Bangka dalam penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) Tahun 2025.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menerima dua penghargaan dari Balai POM Pangkalpinang atas capaian pengawasan obat dan makanan serta keberhasilan menjaga keamanan pangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menerima dua penghargaan dari Balai POM Pangkalpinang atas capaian pengawasan obat dan makanan serta keberhasilan menjaga keamanan pangan daerah.

Kepala Balai POM Pangkalpinang, Agus Riyanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan atas berbagai capaian yang berhasil diraih dalam bidang pengawasan obat dan makanan serta upaya menjaga keamanan pangan di daerah.

Menurut Agus, hasil penilaian mandiri program Kabupaten/Kota Pangan Aman menempatkan Bangka Selatan sebagai daerah dengan nilai tertinggi di Pulau Bangka.

“BPOM Pangkalpinang menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Bangka Selatan atas hasil penilaian mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman dengan nilai tertinggi se-Pulau Bangka, yaitu 62,” kata Agus.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan sistem pengawasan pangan, termasuk penguatan regulasi dan pembinaan kepada pelaku usaha pangan di daerah.