Intisari Berita:

  • Lucky Dasta Randa terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Bangka Selatan periode 2026-2029 secara aklamasi dalam Musda VI di Toboali, Sabtu, menandai konsolidasi pemuda.
  • Lucky menegaskan KNPI sebagai mitra strategis pemerintah, tetap independen, kritis, dan solutif dalam menjaga kualitas demokrasi lokal serta memperjuangkan kepentingan pemuda.
  • Dalam waktu dekat, Lucky fokus menyusun formatur dan persiapan pelantikan, serta membuka kolaborasi dengan Forkopimda demi program kepemudaan yang berdampak luas bagi masyarakat.

SUARABAHANA.COM — Lucky Dasta Randa resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka Selatan periode 2026–2029. Sosok yang akrab disapa Kiki Lim itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI KNPI yang digelar di Toboali, Sabtu (25/4/2026).

Pemilihan secara aklamasi tersebut mencerminkan soliditas dukungan dari unsur organisasi kepemudaan yang tergabung dalam KNPI Bangka Selatan. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran pemuda di tingkat daerah.

Dalam pernyataannya usai terpilih, Lucky menegaskan bahwa KNPI akan tetap berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong program-program yang berpihak pada kepentingan pemuda dan masyarakat luas.

Compress 20260426 103718 8114 2

“Pada dasarnya KNPI ini adalah mitra strategis pemerintah. Apapun yang baik untuk pemuda dan masyarakat luas, kita akan tetap berkolaborasi,” ujar Lucky.

Ia menekankan bahwa kolaborasi tersebut tidak akan menghilangkan independensi KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan dengan latar belakang beragam. Menurutnya, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan dalam menjaga keseimbangan dan kualitas demokrasi di daerah.

“KNPI ini diisi berbagai warna dan tetap independen. Kita ingin menjaga kualitas demokrasi lokal, baik dalam dinamika pilkada maupun kebijakan publik,” katanya.

 

Lucky juga menegaskan bahwa masa depan KNPI di tingkat lokal tidak ditentukan oleh kemampuan memainkan politik praktis, melainkan oleh tingkat kepercayaan publik terhadap organisasi tersebut sebagai representasi pemuda.

“Masa depan KNPI bukan ditentukan oleh seberapa kuat dia bermain politik, tapi seberapa besar dia dipercaya sebagai representasi pemuda yang independen, kritis, dan solutif,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, ia mengaku akan memprioritaskan pembentukan struktur kepengurusan melalui penyusunan formatur, sekaligus mempersiapkan agenda pelantikan pengurus baru.

“Waktu dekat ini saya fokus mempersiapkan formatur dan pelantikan dulu,” ungkap Lucky.

Selain itu, KNPI di bawah kepemimpinannya juga akan membangun komunikasi dan kerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan daerah.

Langkah tersebut dinilai Kiki Lim penting untuk memastikan bahwa peran pemuda tidak hanya sebatas simbolik, tetapi juga substantif dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan politik di Bangka Selatan.

Penguatan peran KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif dan responsif terhadap isu-isu strategis menjadi salah satu fokus utama. Lucky menegaskan, KNPI harus mampu menjadi ruang dialog sekaligus solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.