SUARABAHANA.COM – Suasana duka menyelimuti Dusun Puput, Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, setelah seorang penjaga SD Negeri 15 Toboali ditemukan meninggal dunia di lingkungan sekolah pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Korban diketahui berinisial WD (48).

Kapolsek Toboali IPTU M. Syah, SH, melalui siaran pers yang disampaikan Kasi Humas Polres Bangka Selatan AKP Mardian Syafrizal, S.Pd, Kamis (6/8/2026), menjelaskan bahwa korban pertama kali diketahui dalam kondisi terbaring di area sekolah oleh seorang saksi berinisial MK sekitar pukul 18.10 WIB. Saat itu saksi mengira korban sedang tertidur sehingga tidak menaruh curiga.

“Beberapa saat kemudian, seorang warga yang dipanggil Cik JJ meminta MK untuk kembali memeriksa kondisi korban. MK bersama seorang saksi lain berinisial WN kemudian mendekati korban dan berusaha membangunkannya.

Namun, korban tidak memberikan respons sama sekali sehingga keduanya segera menghubungi seorang guru berinisial ML untuk meminta bantuan,” kata Iptu M. Syah, SH.

Menurutnya, setelah tiba di lokasi bersama sejumlah warga, guru tersebut melakukan pengecekan dan mendapati WD sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa itu sontak membuat suasana sekolah berubah menjadi haru. Warga yang mengenal korban tampak terpukul karena selama ini WD dikenal sebagai sosok yang sehari-hari menjaga lingkungan sekolah.

“Mendapat laporan tersebut, Kepala Dusun bersama pihak sekolah segera menghubungi anggota piket Polsek Toboali. Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil patroli menuju RSUD Bangka Selatan di Desa Gadung.

Selanjutnya, anggota Polsek Toboali berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bangka Selatan guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab meninggalnya korban,” tambahnya.

Polres Bangka Selatan menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. Hingga informasi ini disampaikan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan mengenai penyebab pasti meninggalnya WD dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta masyarakat sekitar yang mengenal almarhum sebagai penjaga sekolah yang mengabdikan kesehariannya di SD Negeri 15 Toboali.