Rudianto Tjen Serap Aspirasi 200 Warga Toboali, Tegas Minta Pemkab Cegah Krisis Air
- Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Babel, Rudianto Tjen, menyerap aspirasi 200 warga di Kelenteng 10 Dewa, Toboali, Rabu (21/10/2026) sore, dengan warga menyoroti fasilitas publik, ekonomi kerakyatan, pasokan energi, dan kebutuhan pokok.
- Rudianto meminta Pemkab Bangka Selatan tidak hanya mengambil langkah darurat, tetapi merancang pencegahan jangka panjang krisis air bersih saat kemarau. Ia mendorong Riza Herdavid menyiapkan kebijakan tepat sasaran dan fasilitas pendukung yang memadai.
- Rudianto mengapresiasi tanggap darurat kebakaran Dusun Serdang, namun menegaskan pemulihan korban, terutama tempat tinggal yang layak, harus dikawal hingga tuntas.
SUARABAHANA.COM – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung, Ir. Rudianto Tjen, menyerap aspirasi 200 warga di kawasan Kelenteng 10 Dewa, Toboali, Bangka Selatan, Rabu (21/10/2026) sore, sekaligus meminta pemerintah daerah mencegah krisis air bersih.
Menanggapi keluhan warga soal ancaman krisis air bersih di musim kemarau, Rudianto menekankan pentingnya kebijakan yang tepat sasaran. “Dampak kemarau tahun ini cukup berat. Saya mendorong Bupati untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran sekaligus menyiapkan fasilitas pendukung yang memadai. Jangan sampai di kemudian hari ada warga yang terlantar tanpa akses air bersih,” ujarnya.
Pertemuan tatap muka itu turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung Bahar Buasan, Ketua DPC PDI Perjuangan Bangka Selatan Riza Herdavid, Sekretaris Solman, Bendahara Jupri, serta jajaran pengurus partai. Kehadiran mereka menegaskan komitmen mengawal kebutuhan warga hingga ke tingkat pusat.
Keluhan Warga dalam Serap Aspirasi Rudianto Tjen
Dalam dialog terbuka, warga mengutarakan berbagai persoalan mendasar. Keluhan itu mencakup peningkatan fasilitas publik, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga kestabilan pasokan energi dan kebutuhan pokok yang selama ini menjadi kekhawatiran masyarakat Bangka Selatan.
Soal krisis air bersih, Rudianto meminta jajaran Pemkab Bangka Selatan tidak berhenti pada langkah darurat. Menurutnya, pemerintah daerah perlu merancang skema pencegahan jangka panjang lewat kesiapan infrastruktur yang memadai agar persoalan serupa tidak terulang setiap kemarau.
Pemulihan Pascakebakaran Dusun Serdang
Selain air, perhatian Rudianto tertuju pada penanganan pascamusibah kebakaran besar di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba. Peristiwa yang menghanguskan ratusan hunian warga itu menurutnya memerlukan tindak lanjut yang berkelanjutan.
Rudianto mengapresiasi kesigapan tanggap darurat pemda bersama para kader di lapangan. Meski begitu, ia menegaskan fase pemulihan hak-hak dasar korban, terutama ketersediaan tempat tinggal yang layak, harus dipastikan tuntas.
“Respons awal sudah baik, namun proses pemulihan pascabencana bagi warga yang kehilangan tempat tinggal harus terus dikawal hingga tuntas. Saya percaya Pemkab mampu menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh,” pungkasnya.
Rudianto juga menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi warga dan soliditas seluruh pihak yang hadir. Ia berharap sinergi eksekutif dan legislatif terus terjaga demi percepatan pembangunan daerah yang adil serta merata.










