Makna Tema HUT ke-318 Toboali

Wabup Debby menyampaikan, peringatan hari jadi menjadi momentum mengenang perjalanan panjang sejarah daerah sekaligus sarana refleksi dan penghormatan atas jasa dan perjuangan para pendahulu dalam membangun Kota Toboali hingga mencapai perkembangannya saat ini.

Menurutnya, sejarah panjang itu membentuk identitas dan karakter masyarakat Toboali yang menjunjung tinggi kebersamaan, persatuan, dan gotong royong. Karena itu, hari jadi diharapkan memperkuat rasa memiliki terhadap daerah serta semangat bersama melanjutkan pembangunan.

Tema tahun ini, “Ngerajut Sejarah, Ngerawat Tradisi dan Ngejago Budaya”, mengandung makna pentingnya menjaga kesinambungan antara sejarah, tradisi, dan budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari jati diri masyarakat Bangka Selatan.

Ia menuturkan, sejarah bukan sekadar catatan peristiwa masa lalu, melainkan sumber pembelajaran untuk menentukan arah pembangunan dan menatap masa depan. Melalui pemahaman sejarah, masyarakat diharapkan mengambil hikmah dari perjuangan pendahulu serta memperkuat persatuan.

“Ngerajut sejarah berarti menyatukan berbagai peristiwa, pengalaman, perjuangan, dan nilai-nilai masa lalu menjadi sebuah fondasi yang kokoh bagi masa depan. Sejarah bukan sekadar kumpulan cerita tentang apa yang pernah terjadi, melainkan sumber pembelajaran yang mengajarkan kita tentang keteguhan, kebijaksanaan, persatuan, dan arti sebuah perjuangan,” jelasnya.