SUARABAHANA.COM —- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama DPRD Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan ke-23, Selasa (27/1/2026). Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD Kabupaten Bangka Selatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD dan berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi profesi, hingga kepala desa dan anggota BPD se-Kabupaten Bangka Selatan. Momentum peringatan hari jadi daerah ini menjadi ajang refleksi perjalanan pembangunan sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun Bangka Selatan yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan soliditas serta dukungan terhadap keberlanjutan pembangunan di Negeri Junjung Besaoh yang kini terus bergerak menuju kemajuan di berbagai sektor strategis daerah.

Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan ke-23 tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kurniawan, S.T., M.M. Hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Bangka Selatan, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, lurah, pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Toboali, hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Dalam sambutannya, Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., menyampaikan bahwa peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema “Bekecak, Behame Kite Pacak”. Tema tersebut mengandung pesan penting mengenai semangat menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi mendukung percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan yang ke-23 tahun ini mengusung tema ‘Bekecak, Behame Kite Pacak’, yang mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi sebagai modal utama dalam memajukan daerah yang kita cintai bersama, yaitu Negeri Junjung Besaoh,” ujar Bupati Riza Herdavid dalam sambutannya di hadapan peserta rapat paripurna. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur pemerintah, DPRD, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum. Menurutnya, semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika pembangunan nasional yang terus berkembang dari waktu ke waktu secara kompleks dan dinamis.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Riza Herdavid juga memaparkan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Penilaian Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2025 memperoleh nilai 4,37 dengan kategori A- atau sangat baik, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 3,92. Selain itu, komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik turut tercermin melalui capaian Monitoring, Controlling, Surveillance, and Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi yang berhasil berada pada zona hijau dengan nilai 84,6. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia menjadi 70,83 dengan kategori tinggi, sekaligus menurunkan tingkat pengangguran terbuka dari 4,94 persen menjadi 4,48 persen selama tahun 2025 secara signifikan.

Tidak hanya itu, capaian positif juga terlihat pada sektor inovasi daerah dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bangka Selatan. Indeks Inovasi Daerah menempatkan Bangka Selatan sebagai kabupaten inovatif dengan skor 56,26. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar 2,58 persen yang didukung sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan. Pemerintah daerah juga terus memfokuskan program pembangunan pada penguatan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi kreatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Berbagai program strategis yang dijalankan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi daerah di tengah tantangan global yang masih memengaruhi berbagai sektor pembangunan nasional dan daerah hingga saat ini.

Dalam sambutannya, Bupati Riza Herdavid turut menegaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang terus didorong pengembangannya oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Menurutnya, pembenahan kawasan wisata serta optimalisasi potensi objek wisata yang ada diyakini mampu memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah menilai pengembangan sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal. Pada momentum Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan ke-23 tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas sinergitas dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ia berharap semangat kebersamaan terus terjaga demi mewujudkan Bangka Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera di masa mendatang.