Desa Cantik Bangka Selatan 2026: 3 Desa di Toboali Resmi Jadi Binaan BPS
- BPS Bangka Selatan mencanangkan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 di Kantor Kecamatan Toboali, Kamis (30/7/2026), untuk memperkuat tata kelola data di tingkat desa.
- Tiga desa ditetapkan sebagai Desa Cantik 2026, yakni Kaposang, Bikang, dan Kepoh, dengan pembinaan BPS agar mampu mengelola data statistik sektoral yang berkualitas bagi perencanaan dan evaluasi pembangunan di Bangka Selatan.
- Kegiatan dirangkaikan dengan pelantikan Agen Statistik. Pemkab mengajak lintas sektor berkolaborasi mempercepat Program Satu Data Indonesia, sejalan dengan Asta Cita ke-6.
SUARABAHANA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Selatan resmi mencanangkan Desa Cantik Bangka Selatan 2026 dengan menetapkan tiga desa di Toboali, yakni Kaposang, Bikang, dan Kepoh, sebagai binaan statistik sektoral. Pencanangan digelar Kamis (30/7/2026) di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Toboali.
“Benar dalam pengumpulan data, maka statistik yang dihasilkan tepat. Data yang tepat itulah menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan dalam pembangunan kita,” tegas Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muhammad Zamroni, S.STP.
Tiga Desa di Toboali Jadi Desa Cantik 2026
Pada 2026, Desa Kaposang, Desa Bikang, dan Desa Kepoh ditetapkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kabupaten Bangka Selatan. Program ini merupakan langkah strategis memperkuat tata kelola data desa sebagai dasar kebijakan pembangunan yang lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan.
Desa Cantik merupakan bagian dari pembinaan BPS untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengelola data statistik sektoral, sehingga mampu menghasilkan data berkualitas sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan.
Dibuka Staf Ahli Bupati Mewakili Riza Herdavid
Pencanangan dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., yang diwakili Muhammad Zamroni. Turut hadir Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sugeng Arianto, M.Si., dan Kepala BPS Kabupaten Bangka Selatan, Agung Rachmadi, S.E.
Hadir pula jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para Agen Statistik yang mengikuti kegiatan tersebut.
Asta Cita ke-6 dan Data Valid sebagai Dasar Kebijakan
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Zamroni, disampaikan bahwa pembangunan nasional yang berkelanjutan tidak lepas dari arah kebijakan pemerintah pusat, salah satunya Asta Cita ke-6, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi.
Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ketersediaan data yang valid, akurat, dan terpercaya. Karena itu, penguatan sistem statistik hingga tingkat desa menjadi fondasi penting untuk menghasilkan kebijakan publik yang tepat sasaran.
“Kehidupan demokratis yang sehat dan berkeadilan mensyaratkan adanya keterbukaan informasi dan pengambilan kebijakan yang berbasis data. Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk penataan lembaga, teristimewa dalam rangka mewujudkan dan mengembangkan Sistem Statistik Nasional,” ujar Zamroni saat membacakan sambutan tertulis Bupati.
Ia menegaskan BPS memiliki peran strategis sebagai penyedia data berkualitas yang menjadi rujukan utama perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan, baik di daerah maupun nasional. Ketepatan pengumpulan data disebut sebagai faktor utama statistik yang berkualitas.
Pelantikan Agen Statistik di Tingkat Desa
Selain pencanangan Desa Cantik, kegiatan dirangkaikan dengan pelantikan Agen Statistik yang telah mendapat pembinaan dari BPS. Para agen diharapkan menjadi penggerak peningkatan kualitas pengelolaan data desa sekaligus memperkuat budaya statistik di tengah masyarakat.
Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Satu Data Indonesia
Zamroni mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi lintas sektor. Keterlibatan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, BPS, Bapperida, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta seluruh perangkat daerah menjadi kunci terwujudnya data statistik sektoral yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan.
Kolaborasi itu diharapkan mempercepat implementasi Program Satu Data Indonesia, sehingga data statistik desa tersaji lebih baik, mudah diakses, dan dimanfaatkan sebagai dasar kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
Mengakhiri sambutan Bupati, Zamroni secara resmi membuka kegiatan tersebut. “Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim seraya memohon ridho dari Allah SWT, Acara Pencanangan Desa Cinta Statistik Tahun 2026 secara resmi dibuka. Semoga apa yang kita canangkan hari ini dapat diimplementasikan dengan baik untuk pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan yang kita cintai ini,” pungkas Zamroni.










