Selain hotel, ada juga harapan klasik tapi selalu menarik dari penulis: mall.

Nggak usah yang megah kayak di kota besar. Yang penting ada. Tempat orang bisa jalan-jalan, ngadem, makan, dan yang paling penting: bikin suasana kota terasa hidup.

Karena jujur saja, kadang yang kita cari itu bukan sekadar fasilitas, tapi “rasa hidup” di sebuah kota.

Memang, semua itu nggak bisa datang tiba-tiba. Harus ada ekosistem. Harus ada pergerakan ekonomi, jumlah pengunjung, daya beli masyarakat, dan seabrek faktor lainnya. Nggak bisa cuma modal semangat dan doa (walaupun doa tetap penting).

Tapi kalau tidak dimulai dari sekarang, ya kapan lagi?

Pada akhirnya, membangun daerah itu memang bukan kerja sulap. Nggak bisa “sim salabim” langsung jadi. Tapi selama ada niat, arah yang jelas, dan sedikit kesabaran dari masyarakat, pelan-pelan pasti ada hasilnya.

Toboali mungkin sekarang baru “rapi-rapi kamar”. Belum jadi rumah mewah. Tapi setidaknya, sudah sudah agak terarah. Dan itu… sudah langkah yang cukup penting.