Hewan Kurban CSR Bangka Selatan: 91 Sapi dan 9 Kambing Terkumpul, Bupati Minta Perusahaan Dievaluasi
- Pemkab Bangka Selatan menghimpun 91 ekor sapi, 9 ekor kambing, dan dana Rp125 juta dari mitra CSR untuk kurban Idul Adha 1447 Hijriah, diserahkan di Ruang Rapat Gunung Namak, Senin (25/5/2026).
- Pola penyaluran tetap satu ekor sapi per desa dan per kelurahan. Karena jumlah hewan lebih banyak, sejumlah desa yang terdampak langsung aktivitas perusahaan menerima lebih dari satu ekor, dan desa tanpa perusahaan tetap kebagian.
- Bupati Riza Herdavid meminta dinas terkait mengevaluasi perusahaan yang belum menyalurkan CSR, serta mengajak masyarakat, Forkopimda, dan media mengawasi penyaluran agar tepat sasaran dan sesuai amanah perusahaan.
SUARABAHANA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menghimpun 91 ekor sapi, 9 ekor kambing, dan dana Rp125 juta dari mitra tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk kurban Idul Adha 1447 Hijriah, dan Bupati meminta dinas terkait mengevaluasi perusahaan yang belum menyalurkan CSR.
“Saya meminta dinas terkait turun ke lapangan mengevaluasi perusahaan yang tidak menyalurkan CSR. Apakah mereka memang tidak memiliki keuntungan atau terus merugi sehingga belum mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat Bangka Selatan,” ungkap Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP.
Pemkab menggelar pemberian penghargaan kepada mitra kerja sekaligus penyerahan hewan kurban di Ruang Rapat Gunung Namak, Kantor Bupati Bangka Selatan, Toboali, Senin (25/5/2026).
Kegiatan dipimpin Bupati didampingi Wakil Bupati, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M. Hadir pula unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, asisten, staf ahli, kepala OPD, dan camat.
Turut hadir perwakilan BUMN, BUMD, perusahaan swasta, perbankan, dan pelaku usaha di Bangka Selatan. Kegiatan ini bentuk apresiasi kepada pihak yang berkontribusi dan bersinergi mendukung pembangunan daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Tahun ini, Pemkab Bangka Selatan menghimpun 91 ekor sapi, 9 ekor kambing, serta dana Rp125 juta yang nantinya digunakan kembali untuk pembelian hewan kurban.
Bupati menyampaikan rasa syukur atas partisipasi para mitra perusahaan dan pelaku usaha yang menyalurkan bantuan kurban bagi masyarakat Bangka Selatan.
“Alhamdulillah hari ini Forkopimda mewakili masyarakat Kabupaten Bangka Selatan mendapatkan CSR dari mitra-mitra pengusaha dan perusahaan yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. Tujuannya adalah memberikan hewan kurban ke seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, pola penyaluran tetap seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni satu ekor sapi untuk setiap desa dan satu ekor sapi untuk setiap kelurahan.
Namun, dengan jumlah hewan kurban yang lebih banyak tahun ini, beberapa wilayah menerima lebih dari satu ekor, terutama desa yang terdampak langsung aktivitas perusahaan.
“Karena kita berhasil mengumpulkan 91 ekor sapi, ada beberapa wilayah desa yang terdampak oleh perusahaan-perusahaan yang berusaha di sana mendapat lebih dari satu. Tetapi desa yang tidak ada perusahaan di wilayahnya juga tetap kami bagikan. Semua kami kumpulkan dan dibagikan secara merata,” jelasnya.
Bupati juga mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah mengecek perusahaan yang selama ini belum memberikan kontribusi sosial, termasuk meninjau aspek perizinan dan kondisi usahanya.
“Kalau memang secara pembukuan mereka merugi, tentu kami tidak akan memaksa. Karena ini sifatnya simpati dan kepedulian kepada masyarakat pada momentum Idul Adha. Tetapi kalau ada keuntungan selama berusaha di Bangka Selatan, saya mengetuk kesadaran mereka untuk turut membantu rakyat Bangka Selatan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, Forkopimda, dan insan media bersama-sama mengawasi penyaluran hewan kurban agar tepat sasaran dan sesuai amanah perusahaan.
“Saya minta seluruh masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, kawan-kawan Forkopimda, dan media untuk mengawasi bersama agar apa yang sudah kita kumpulkan ini tepat sasaran dan tersalurkan sesuai amanah. Jika ada hal-hal yang janggal silakan laporkan langsung kepada saya,” ujarnya.
Menurutnya, selama 11 tahun pelaksanaan program penyaluran hewan kurban ini belum pernah ada keluhan masyarakat terkait pembagian yang dinilai berjalan adil dan merata.
“Selama 11 tahun ini belum ada satu keluhan pun terkait pembagian kurban yang dilakukan secara berkeadilan. Tetapi kalau tahun ini ada kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, silakan laporkan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bangka Selatan berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjalin, khususnya pada Hari Raya Idul Adha yang identik dengan nilai pengorbanan, gotong royong, dan berbagi kepada sesama.










