Ditjenpas Kejar Anggaran 2027 agar Lapas Toboali Segera Dipakai
- Lapas Toboali dipastikan belum bisa beroperasi tahun ini. Ditjenpas berharap alokasi anggaran tahun depan cair agar pembangunan dikejar sampai standar minimal operasional dan lapas segera digunakan.
- Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri di Bangka Selatan sudah siap beroperasi penuh, sehingga lapas menjadi prioritas untuk diselesaikan demi menunjang sistem peradilan pidana terpadu di daerah ini.
- Direktur SSPP Ditjenpas, Kadek Anton Budiharta, menilai struktur bangunan masih cukup kokoh dan lahan siap diteruskan, meski perlu dibersihkan kembali setelah bertahun-tahun terhenti.
SUARABAHANA.COM – Lapas Toboali belum bisa beroperasi tahun ini. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menargetkan pembangunan dikebut tahun depan, bersamaan dengan harapan cairnya alokasi anggaran, Jumat (30/10/2026).
“Tahun ini memang belum bisa beroperasi. Mudah-mudahan tahun depan alokasi anggaran bisa dikucurkan sehingga kita kejar pembangunan untuk standar minimal operasional, agar lapas ini bisa segera digunakan sambil nanti melanjutkan tahap berikutnya,” ujar Direktur SSPP Ditjenpas, Kadek Anton Budiharta.
Pernyataan itu disampaikan Kadek usai meninjau langsung fisik infrastruktur lapas di Kabupaten Bangka Selatan bersama jajaran Forkopimda. Ia menegaskan kelanjutan pembangunan Lapas Toboali menjadi prioritas Ditjenpas.
Peninjauan didampingi Kakanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi. Hadir pula Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono dan Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto.
Selain itu, Kasi Pidum Kejari Bangka Selatan, Tommy Purnama, juga ikut mendampingi. Menurut Kadek, kehadiran seluruh unsur penegak hukum itu menunjukkan lapas dibutuhkan untuk memperkuat kelembagaan hukum di Bangka Selatan.









