Dentuman Keras, Rumah 4 Pintu di Payung Hangus Terbakar
- Kebakaran hebat di Desa Payung, Bangka Selatan, menghanguskan rumah semi permanen empat pintu milik Veri pada Minggu (1/11/2026) sore. Kerugian materil ditaksir sekitar Rp100 juta, sementara seluruh barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.
- Warga mendengar ledakan yang diduga berasal dari tabung gas 3 kilogram sebelum api membesar. Api juga merembet ke rumah sebelah, tetapi cepat dipadamkan. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui.
- Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api padam sekitar pukul 16.20 WIB berkat gotong royong warga bersama polisi, perusahaan, dan pemerintah desa yang mengerahkan mobil tedmon berisi air.
SUARABAHANA.COM – Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas 3 kilogram memicu kebakaran hebat yang menghanguskan rumah semi permanen empat pintu di RT 21, Desa Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (1/11/2026) sore. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Payung Iptu GJ Budi, S.H., menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, penyebab pasti api masih belum diketahui, dan dugaan ledakan tabung gas baru berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Detik-detik Kebakaran Rumah di Payung
Kebakaran terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Willy Hermawan (24), warga yang sedang bekerja di bengkel mobil tak jauh dari lokasi, mula-mula melihat asap tebal membubung dan mendengar teriakan warga yang menyebut ada kebakaran.
Beberapa saat kemudian terdengar ledakan dari arah rumah milik Veri (36). Willy bersama rekan kerjanya bergegas menuju lokasi, dan mendapati api sudah berkobar besar. Kondisi itu membuat seluruh barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.
Rumah yang terbakar berupa mes semi permanen berbahan papan dan beratap seng, dibangun memanjang hingga empat pintu. Bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar, hingga rumah di sebelahnya ikut terbakar.
Beruntung, kobaran di rumah tetangga itu berhasil dipadamkan dengan cepat. Rumah tersebut hanya mengalami kerusakan di beberapa bagian, sedangkan bangunan milik Veri tidak tertolong dan hangus total dilalap api.









