SUARABAHANA.COM – Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, mengumpulkan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pejabat di lingkungan Setda Kota Pangkalpinang, termasuk camat dan lurah, untuk menindaklanjuti Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dikembalikan oleh DPRD Kota Pangkalpinang. Rapat ini berlangsung di Teras Rumah Dinas Wali Kota pada Kamis (28/8/2024), dan bertujuan untuk membahas berbagai aspek penting dari Raperda yang belum final.

1000163976

Dalam pertemuan tersebut, Budi Utama menekankan bahwa Raperda mengenai pemekaran kelurahan tidak akan dilanjutkan karena sedang dalam moratorium. Selain itu, rencana pemindahan kota Kecamatan Taman Sari dari Gedung Nasional ke lokasi Kejaksaan juga menjadi salah satu agenda yang dibahas. Ahmad Subekti, Asisten Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan bahwa pihaknya diminta untuk mencantumkan batas-batas wilayah dalam dokumen tersebut agar lebih jelas.

Lebih lanjut, Subekti menjelaskan bahwa pembahasan juga melibatkan registrasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Saat pembahasan di Panitia Khusus (Pansus), mereka meminta kehadiran camat. Namun, pada saat itu, belum ada kesepakatan antara camat dan lurah mengenai Surat Keterangan Terdaftar (SKT), yang menyebabkan proses tertunda,” ungkapnya.

Salah satu isu yang sempat mengemuka adalah keberatan dari lurah terhadap keterangan yang diajukan. Namun, Budi Utama, yang pernah menjabat sebagai camat, berusaha untuk menjembatani perbedaan pandangan ini. “Setelah melalui diskusi, akhirnya semua pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan ini,” imbuh Subekti. Ini menunjukkan komitmen Budi Utama dalam menciptakan harmonisasi antara camat dan lurah.

Dalam kesempatan itu, Subekti juga menegaskan pentingnya membahas perizinan sebagai bagian dari tindak lanjut Raperda. Ia berharap langkah-langkah ini akan menyamakan persepsi di antara semua pihak yang terlibat dalam pemerintahan Kota Pangkalpinang. “Dengan adanya tindak lanjut ini, kami yakin bahwa proses pengambilan keputusan akan lebih efisien dan transparan,” tutupnya.