Sekda mengajak tokoh adat, keluarga, lembaga pendidikan, seniman, budayawan, komunitas, dan pelaku usaha bersama menjaga budaya daerah. Ia menekankan pentingnya generasi muda mempelajari bahasa, tarian, permainan tradisional, dan kuliner lokal agar warisan leluhur tetap hidup.

Melalui Festival Bahasa Habang, keterlibatan komunitas budaya, serta beragam kegiatan seni dan tradisi, kebudayaan Bangka Selatan diharapkan semakin dikenal dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Jadikan kebudayaan sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan, mengembangkan pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, dan memperkenalkan Bangka Selatan kepada dunia,” imbuhnya.

Dengan mengoptimalkan kekayaan budaya dan tradisi lokal, festival diharapkan memperkuat daya tarik pariwisata dan mendorong ekonomi kreatif. Sekda mengajak warga menjadikan Hari Jadi Kota Toboali ke-318 momentum memperkuat persatuan dan membangun Bangka Selatan yang lebih baik.